Mr.x
3 stories
catatan cakrawala by MrX278
MrX278
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
Setiap penggalan sajak yang berkeliaran dalam garis-garis halaman ini tidak tentang cinta-cintaan atau mungkin tentang sakit hati saja. Setiap huruf yang tertanam pada baitnya dilahirkan dari imaji-imaji yang terhambur dari dalam alam bawa sadar bahkan banyak juga yang di lahirkan dari realitas-realitas sekitar dan di pertajam oleh khayal. Banyak tulisan yang berujung kaku walau tidak beku, kadang cair meskipun tak mengalir. Hadir dalam fikir, menggemah dari lisan. Terus berkeliaran di antara aksara yang liar meneriakkan juang yang tak tak pernah benar-benar berjuang, terus berharap pada yang tak diharap, atau mungkin bagai ruang sepi yang terus mencoba ramai. Puisi, bukan hanya sebatas kata yang terkesan ambigu, lalu dipoles dengan tanda baca, hingga menjadi bait-bait indah dan dipercantik larik, yang di mana disetiapnya memendam kisah, membuat para perasa menjadi merasa. Fisiknya; terkesan ambigu kadang halus lalu menyontak marah. Tak banyak yang bisa saya sampaikan tapi ini serasa cukup untuk menggambarkan catatan cakrawala dalam lukisan kata sederhana yang tertoreh dalam setiap larik sajak, yang beranjak pada puisi lalu tiba pada bait-bait prosanya. Barangkali anda cukup membacanya sendiri, agar dapat memuai paham pada setiap kalimatnya. Bukannya ini sudah tidak menarik jika saya memberitahukan ujung dari coretan sampah ini di awal pertemuan? -Mr.x Indonesia 27 juni 2019.
kegelapan by MrX278
MrX278
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
setiap penggalan kosa kata, rasa, diksi dan rima, adalah benar adanya bahwasanya mereka terlahir sebagai anak haram dari sang kegelapan.
elit bangsa by MrX278
MrX278
  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 9
Tulisan ini tercipta dari berbagai faktor sosial yang ada di khalayak kususnya tanah tercinta nusantara. Baik itu berawal dari setiap bangsawan negara yang melupakan tugasnya sebagai khalifa kemudian merembet pada tikus" berdasi yang mengejar dudukan untuk memenuhi nafsunya tersendiri Ada juga khalayak yang menjadi bar-bar sebab tertindih adu domba. Mungkin setiap bagiannya akan membuat para pembaca kebingungan. Tapi cobalah untuk melihat dari sisi yang lain agar paham makna dan tujuan tulis ini terbentuk. -Mr.x