aylahazifah29's Reading List
4 historias
Indigo Tapi Penakut | END por nnnylegna
nnnylegna
  • WpView
    LECTURAS 6,605,335
  • WpVote
    Votos 1,096,413
  • WpPart
    Partes 58
"Gue jadi ekor lo, boleh?" - Axelleon Kastileo. *** Axel itu seorang indigo, tapi dia penakut. Setiap hari Axel harus olahraga jantung dan menangis di dalam hati. Untung saja dirinya sudah terlatih untuk berwajah datar, jadi setidaknya harga dirinya masih ada. Tapi semua mulai berubah setelah ia bertemu dengan sang anak baru yang memiliki sorot mata tajam dan wajah datar sebelas duabelas sama Axel, Valetta. Semua hantu entah mengapa menghindari Valetta. Membuat Axel, menganggap Valetta sebagai tameng berjalan. Pokoknya dimana ada Valetta, disitu selalu ada Axel. *** "Axel suka sama Valetta, ya?" itu yang orang-orang tanyakan. "Gak!" Axel selalu menjawab itu. Tapi... "VALETTA!!!" pekik Axel mengejar sosok Valetta. 'Bilangnya gak suka, tapi nempel terus, manja manjaaa...' ©nnnylegna, 2021 SUDAH TERSEDIA DI GRAMEDIA
STAY WITH ME [COMPLETE] por afasyaaaf
afasyaaaf
  • WpView
    LECTURAS 87,378
  • WpVote
    Votos 4,653
  • WpPart
    Partes 50
[SQUELNYA ALYZIL] [SEBAGIAN CERITA DI PRIVATE. FOLLOW UNTUK MEMBACA] Azriel sudah meninggal? Entahlah april juga tidak tau, yang ia tau hanyalah tentang azriel nya kini sedang tidak ada disamping nya. Tetapi tenang saja april yakin bahwa azriel akan kembali. "Gue pastiin dia akan jadi milik gue, karena kini hanya gue lah yang dia percayai"~ Aura Fenandya Kisah tentang dua orang remaja yang sedang berjuang untuk terus bersama.Akankah itu terwujud? Aprilly Mutiara azkar Azriel Pramata Adnan Fernandio hutomo Aura Fenandya * * * ❌NOTE❌ CERITA INI TERINSPIRASI DARI KISAH NYATA ATAU REAL ADANYA. !!BAGI PLAGIAT.SILAHKAN MINGGAT!! Copyright 2019 by Aisya Fitri .A.
BarraKilla por novaadhita
novaadhita
  • WpView
    LECTURAS 14,231,619
  • WpVote
    Votos 1,063,108
  • WpPart
    Partes 64
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Arial & Adara por helobagas
helobagas
  • WpView
    LECTURAS 429,896
  • WpVote
    Votos 36,540
  • WpPart
    Partes 20
[ TERSEDIA DI TOKO BUKU SELURUH INDONESIA ] Di sudut Kota Solo, di rengkuh semesta yang sedih melihat pemuda bernama Arial Sakti Dhanurendra. Pasalnya, Arial yang dikenal rajin, berwibawa, dan baik hati itu ternyata memiliki keluarganya tidak seharmonis dulu. Sayangnya, Arial harus mempertahankan gelar juara umumnya agar bisa menyambung beasiswanya di Sedati Rama, sekolah swasta terbaik di Solo. Bersama Adara, Arial bermuara mencari titik temu dari segala luka. Bersama Arial, Adara memahami indahnya kesederhanaan. Namun dengan adanya Adara murid genius pindahan dari Bandung. Arial juga takut beasiswanya akan tercabut, dan di sinilah mereka. Tentang bagaimana berdamai dengan rasa sakit, kedewasaan yang terkadang kurang dimengerti, juga perasaan yang tumbuh diwaktu yang kurang tepat, hingga suatu waktu semesta lebih menyayangi Arial, lalu memanggilnya untuk segera berpulang. Simak kisah lengkapnya dalam cerita Arial & Adara. Selamat mengarungi samudera mereka.