Febby's
5 stories
R: Raja, Ratu & Rahasia by wulanfadi
wulanfadi
  • WpView
    Reads 27,358,972
  • WpVote
    Votes 1,715,806
  • WpPart
    Parts 75
Sudah Difilmkan, 12 Juli 2018 💝 #1 Fiksi Remaja - 3 Januari 2016, 7 Februari 2016 "Raja marah?" meski seratus persen yakin dengan jawaban cowok itu, Raja, cewek itu tetap bertanya. Tetapi Raja tidak pernah menunjukkan amarahnya di depan cewek itu. Raja hanya mengulurkan tangannya dan berkata, "Ayo pulang, Ratu." Cewek itu, Ratu, menyambut uluran tangan Raja. © Hak Cipta Terlindungi, oleh wulanfadi, 2015
Heart Like Yours by vanillametzy
vanillametzy
  • WpView
    Reads 13,737,408
  • WpVote
    Votes 846,974
  • WpPart
    Parts 33
[SEGERA TERBIT MENJADI NOVEL] David Pradipta Kaslavo, cowok players yang selalu membuat para siswi Sky High berteriak histeris karena senyuman manis dan tatapan lembutnya yang selalu meramaikan suasana di koridor. Tidak heran jika ia bisa berganti-ganti pasangan dalam hitungan hari, bahkan dalam hitungan jam sekalipun. Hampir semua siswi di Sky High pernah mendapat senyuman dan gombalan receh darinya. Termasuk Fera Zerir Fernando, sahabat terbaik David sejak ia duduk di bangku kelas 6 SD. Bagi David, Fera adalah segalanya. Padahal, Fera sudah berulang kali menyuruh David agar ia menjauh karena Fera merasa risih. Tetapi, David menghiraukannya. Tidak perduli sedingin dan seketus apa Fera terhadapnya, David tetap menyanyangi Fera. David merasa bahwa Fera adalah sebagian dari dirinya. Di kelas, Fera selalu menjadi teman sebangkunya. Bahkan, jika David menjabat sebagai ketua kelas, maka Fera akan menjadi sekretarisnya. Kisah ini menceritakan tentang bagaimana upaya David agar Fera menyadari kehadirannya. Bagaimana sakitnya David saat ia harus menunggu. Dan bagaimana sakitnya Fera saat ia harus memilih.
SLS [4] Perfect Couple by asriaci13
asriaci13
  • WpView
    Reads 14,112,083
  • WpVote
    Votes 719,191
  • WpPart
    Parts 61
Silahkan kalian berimajinasi sendiri tentang bagaimana hubungan Anna dan Angga. Menurut mereka, hubungannya sempurna bukan karena bersama tapi karena mereka saling cinta. #5 in teenfiction 15 Mei 2017
The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable by expellianmus
expellianmus
  • WpView
    Reads 6,707,152
  • WpVote
    Votes 364,968
  • WpPart
    Parts 35
Katanya, aku genius dan hidupku kelewat serius. Padahal aku tidak merasa seperti itu. Oke, aku memang pernah menggelar pentas tunggal dari drama Shakespeare yang semua dialognya kuubah sendiri jadi bahasa Jawa waktu aku kelas lima SD. Waktu kelas empat SD, aku selesai menghafal seluruh isi KBBI. Aku bisa berbicara dalam bahasa Sansekerta dan memahami isi prasasti semudah orang-orang memahami isi majalah. Koleksi piala dan medali olimpiadeku (baik akademik maupun non-akademik) mungkin lebih banyak dari jumlah perempuan yang dilirik Zeus. Aku masih kelas sepuluh, tapi aku sudah iseng-iseng ikut beberapa TO SBMPTN, dan dapat nilai paling tinggi di antara anak-anak kelas dua belas. Dan banyak hal lainnya. Tapi menurutku, masih banyak hal yang belum kulakukan. Dan aku selalu merasa tidak puas kalau belum mencoba hal baru. Aku selalu penasaran. Namun, tidak pernah terpikirkan olehku, bahwa suatu hari, akan ada seseorang yang berkata bahwa aku harus mencoba jadi cewek normal. Jangan terlalu serius. Katanya, jadi remaja normal itu asyik. Nah, sudah kubilang kan, aku selalu penasaran? --- #10 in Teen Fiction [23/07/16] [cover by me + prohngs lol]
Penantian by yaxlly
yaxlly
  • WpView
    Reads 61,489
  • WpVote
    Votes 1,991
  • WpPart
    Parts 23
Kisah cinta di masa SMA ketika seorang gadis yang dipertemukan dengan anak laki-laki yang mampu membuatnya jatuh hati. Entah karena apa, ia begitu mudah menjatuhkan hatinya kepada laki-laki itu walaupun ia harus memendam perasaannya. "Oh oke. Sebelumnya gue mau tanya boleh?" "Boleh." "Kenapa lo kalau ngomong sama gue gak berani natap gue? Emang gue jelek ya? Atau lo kesel sama gue?" "Ha? Enggak. Biasa aja," "Oh ya?" "I-iya." "Oke. Kalau gitu lo tatap gue selama lima detik." "Buat apa?" "Buat buktiin lo kesel sama gue apa enggak." "Gue gak kesel sama lo Dev. Mending lo ke kantin aja." "Tuh kan lo kesel sama gue." "Enggak Dev." "Yaudah kita tatap-tatapan." "Oke." "Oke. Udah lima detik. Lo biasa aja, gue ke kantin dulu kalau gitu." (Belum Revisi)