One Day One Sirah (ODOS)
Merupakan lanjutan dari Sirah Nabawiyah jilid 1
Materi langsung nomer 27
Insya Allah update setiap hari
Semoga bermanfaat dan selamat menikmati
ps : ini berasal dari grup WA, jadi akan ada beberapa kata layaknya di chat
ODOS (One Day One Shiroh)
Inshaa Allah update setiap hari selama jaringan memungkinkan
Materi dari Buku Muhammad Teladanku yang diterbitkan oleh penerbit Sygma
Semoga Bermanfaat dan Selamat Menikmati
Ini berasal dari grup chat wa, jadi sedikit banyak akan ada kata yang berkesan di grup chat
One Day One Sirah (ODOS)
Merupakan lanjutan dari Sirah Nabawiyah jilid 2
Materi langsung nomer 68
Insya Allah update setiap hari sabtu
Semoga bermanfaat dan selamat menikmati
ps : ini berasal dari grup WA, jadi akan ada beberapa kata layaknya di chat
Sejarah membuktikan dunia Islam telah melahirkan banyak kaum cendikiawan hebat dalam berbagai bidang keilmuwan. Sayangnya para ilmuwan itu tidak mempatenkan ilmunya. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang orang pintar muslim tidak dikenal dunia ketimbang para ilmuwan Eropa dan Barat. Dulu islam mencapai Puncak kejayaannya pada masa kekhalifahan dinasti Abbasiyah. Pada masa masa inilah Islam mulai maju. Kekhalifahan ini berkuasa lebih dari lima abad lamanya dan telah memberikan sumbangan positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan pada masa itu.
Salah satu strategi jitu untuk menghancurkan suatu bangsa adalah dengan membuat generasi muda melupakan sejarah.
Ketika generasi muda tidak mengetahui sejarah dengan membuat mereka malas dan bosan mempelajari sejarah.
Maka akan sangat mudah suatu bangsa itu dihancurkan.
Kenapa?
Karena generasi penerus sudah tidak memiliki rasa peduli dengan bangsanya. Bagaimana negeri ini berdiri? Bagaimana kakek-nenek-eyang mereka mengorbankan diri mereka dengan harta bahkan nyawa demi kemerdekaan generasi di masa depan.
Mereka sudah tidak peduli lagi.
Buat generasi muda melupakan sejarah.
Maka kami (penguasa di balik layar) akan menjatuhkan negeri mereka dan membuat mereka menjadi boneka yang berada dalam kekuasaan kami