Hna mood
7 stories
SEREIN by ameysiaa
ameysiaa
  • WpView
    Reads 20,456,455
  • WpVote
    Votes 1,906,473
  • WpPart
    Parts 57
"𝙿𝚊𝚝𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚓𝚊𝚝𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊, 𝚖𝚊𝚔𝚊 𝚒𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚝𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒𝚗𝚢𝚊." -𝓐𝓶𝓮𝔂𝓼𝓲𝓪𝓪, Serein "Dia butuh aku Cha. Udah beribu-ribu kali aku bilang, jangan egois!" Tangan pria itu menggapai tangan gadis di hadapannya. "Kita sama-sama berjuang Cha," lanjut pria itu berusaha melembutkan nada suaranya. Gadis itu mengangguk kasar membuat air mata yang menggenang di pelupuk matanya berjatuhan. "Iya Lang, kita sama-sama berjuang." "Aku berjuang mati-matian ngalahin ego aku untuk pertahanin hubungan kita. Dan kamu ...." "Kamu berjuang mati-matian menangin ego kamu untuk mengakhiri hubungan kita."
Intoxicate [TERBIT] by skyzafnia
skyzafnia
  • WpView
    Reads 5,756,842
  • WpVote
    Votes 498,996
  • WpPart
    Parts 45
[COMPLETED] "Apa rasanya?" tanya Chiara spontan. Theodoric menoleh, cowok itu mengapit rokoknya di jemari, lalu tersenyum miring. "Manis, kayak ciuman," jawabnya tenang. Chiara berkedip lugu, masih menatap Theodoric dan terlihat benar-benar percaya pada apa yang cowok itu katakan. "Mau?" °°° Content warning(s): Alcohol, smoking, mature humor, harsh word, sensitive topic, kissing, etc. Cover dari aku sendiri. [FOLLOW AKU SUPAYA DAPAT NOTIF] JANGAN DIJIPLAK! ☠️🔪
A-String [TERBIT] by skyzafnia
skyzafnia
  • WpView
    Reads 3,828,331
  • WpVote
    Votes 437,263
  • WpPart
    Parts 42
[COMPLETED] [JUDUL SEBELUMNYA : Hey, Shawty] Pembicaraan tentang Andreas selalu datang dan pergi, tapi keberadaannya masih menjadi misteri. Katanya, Andreas pernah masuk penjara remaja. Kecanduan alkohol, dan terjerat kasus narkoba. Andreas disembunyikan pihak sekolah, entah di ruangan mana di salah satu sudut dari empat bangunan utama. Reputasinya besar, tapi buruk. Cewek-cewek yang menyukai Andreas pasti sudah tidak normal, dan ternyata jumlah cewek tidak normal di sekolah cukup banyak. Dara bersumpah tidak akan tertarik tentang Andreas sampai mati. Reputasi besarnya sebagai murid kebanggaan guru-guru tentu lebih penting daripada apa pun. Lalu suatu hari, Dara tersandung karma. Dara kehilangan kewarasannya, dan berhenti jadi cewek normal. •°•°•°•°• Content warning(s): Alcohol, smoking, mature humor, harsh word, sensitive topic, dirty pick up line, kissing, etc. Cover dari aku sendiri. JANGAN DIJIPLAK!
HIMPUNAN by yestoday27
yestoday27
  • WpView
    Reads 22,835,196
  • WpVote
    Votes 3,150,678
  • WpPart
    Parts 77
[SELESAI] Himpunan is where your home is. "Kirain rumahku bukan himpunan, tapi kamu." "Diam." (feat OT21)
 Be Love ✓ by ShinyAlph
ShinyAlph
  • WpView
    Reads 3,008,945
  • WpVote
    Votes 43,015
  • WpPart
    Parts 8
"Jangan berantem lagi. Okay?" -Vanna "Kalo gue gak berantem lagi selama seminggu, lo jadi pacar gue." -Raffa ____________________________________________ Vanna Natasya. Gadis yang tak pernah berpengalaman soal dunia percintaan, bertemu dengan Raffa Farellino si bad boy sekolah yang sering menjadi perbincangan seluruh sekolah. Di karenakan perjanjian yang mereka buat, hari demi hari mereka jalani, hingga Vanna mulai mencoba membuka hatinya untuk seorang Raffa yang belum bisa melupakan masa lalunya. •TPOL 1• {WATTYS 2017 CATEGORY THE NEWCOMERS} Rank#17 in TEEN FICTION oct 17th 2017 #13 in TEEN FICTION nov 3rd 2017 Start [21.04.2017] Finish [24.12.2017] Copyright ©2017 by ShinyAlph
RELATIONSHIT by captcheese
captcheese
  • WpView
    Reads 1,221,262
  • WpVote
    Votes 70,608
  • WpPart
    Parts 30
Ketika Kinar dan Aric sama-sama saling jatuh cinta pada akhirnya, tetapi sesuatu menghalangi mereka dan membuat cinta itu mengambang di udara.
Serendipity by _abundleofjoy
_abundleofjoy
  • WpView
    Reads 3,400,037
  • WpVote
    Votes 218,384
  • WpPart
    Parts 35
Kami sekelas. Tapi, percayalah, aku tidak pernah berbicara dengannya. Dengan si pembuat onar di kelas. Dengan si murid paling urakan di sekolah. Suatu hari, dia menggedor pagar rumahku. Wajahnya memar, terdapat darah di ujung bibirnya. Dia babak belur, si pembuat onar itu. Hari itu, kubiarkan dia masuk ke rumahku dan kubiarkan dia menceritakan semuanya. Sebelum kejadian itu, tidak ada yang kuketahui tentang dirinya selain namanya; Revano. Dia menceritakan semua hal yang belum pernah diceritakan pada siapapun. Setelah kejadian itu, dimana dia menggedor pagar rumahku dan meringis di hadapanku, aku mengetahui satu hal tentangnya; dia tidak seperti yang kukira selama ini.