paradigmarasa_
Kama itu menyebalkan.
Itulah first impression Launa pada anak pertama dari ibu kost tempatnya tinggal.
Ganteng, mapan, seorang PNS, tapi mulutnya mampu membuat Launa menghela napas kasar. Kama selalu punya komentar untuk hampir segala hal, seolah menjadi anak pemilik kost memberinya hak untuk ikut campur dalam kehidupan Launa.
Bagi Kama, Launa juga tidak kalah menyebalkan. Gadis itu keras kepala, mudah tersinggung, dan punya kebiasaan membantah setiap perkataannya. Mereka bertengkar karena hal-hal kecil, saling mengomel, lalu bertemu lagi seolah tidak terjadi apa-apa.
Namun, tanpa Launa sadari, sosok yang awalnya hanya ingin ia hindari perlahan justru menjadi seseorang yang selalu ia cari.
Karena mungkin, rencana Launa untuk menyelesaikan S2 dan kembali ke Jakarta akan jauh lebih sulit ketika ada Christo Kama Wiranegara yang diam-diam membuatnya ingin tinggal lebih lama di Yogyakarta.