HasnaWathul_Y's Reading List
3 stories
Ana & Angkasa by hnaawy
hnaawy
  • WpView
    Reads 699
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
"Nyesel gw nolong lo" -Ana "Siapa juga yang nyuruh lo buat nolongin gw?" -Angkasa "Eh kakek lampir" -Ana. "Eh nenek lampir". -Angkasa Ana seorang cewe yang cengeng dan emosian, bertemu dengan seorang cowo yang emosian dan tak pernah berfikir dahulu baik buruk apa yang akan perbuat nya. Udah gausah pake basa basi, lo langsung aja baca ceritanya.🙄
Married with Jongin (Kim Jongin EXO Fanfiction) by Mikki_JL
Mikki_JL
  • WpView
    Reads 260,881
  • WpVote
    Votes 17,181
  • WpPart
    Parts 45
Song Hyerin: Sepertinya ini adalah keputusan terburuk yang pernah kulakukan seumur hidupku. Tapi... Kim Jongin: Kupikir ini hanyalah permainan belaka agar mereka senang. Namun sepertinya...
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
DianYustyaningsih
  • WpView
    Reads 27,404,001
  • WpVote
    Votes 1,666,415
  • WpPart
    Parts 93
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.
+12 more