Occtvaaa's Reading List
2 stories
ATHALANI [ON GOING] by oktavazah
oktavazah
  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 6
"Lo cowok terbrengsek yang pernah gue temuin!" "Gue gak peduli." Kekehnya sinis. "Gue benci lo Ta!" tukas gadis didepannya. Mata gadis itu menyorot benci, menatap tajam ketua geng motor ANTARIOR itu dengan mata yang sudah memanas. Alani sudah tidak tahan lagi, ia ingin berbalik pergi namun kalimat Athala menghentikannya. "Mau pergi?" "Silahkan." lanjutnya. "Peringatan buat lo, jangan usik hidup gue lagi." "Dan lain kali.. kalo caper, tau diri dikit" Dada Alani rasanya seperti dihantam batu besar. Ia tidak percaya yang mengatakan kalimat itu tak lain adalah Athala, laki-laki yang ia kira sudah berubah menjadi laki-laki baik setelah Alani memasuki hidupnya. Pertahanan Alani untuk tidak menangis gagal, matanya sudah memanas, bahunya sudah berguncang keras Athala yang tadi menatap Alani sinis dan remeh, menjadi terdiam saat melihat gadis itu menundukkan kepalanya dengan bahu yang sudah bergetar keras. "G..gue benci lo Ta.." lirihnya. Dirasa puas, Athala beranjak dari duduknya menghampiri Alani yang jaraknya tidak jauh dari tempatnya duduk tadi. Tangan Athala kini berada di atas puncak kepala Alani yang masih menunduk. "Sorry" "Gue keterlaluan." "Maafin gue.." Alani mendongak, menghapus kasar air matanya. kali ini Alani yang tersenyum sinis mendengar permintaan maaf Athala "Gea bener, lo gak akan pernah bisa gantiin peran Langit dalam hidup gue. Langit yang selalu jagain gue dan jadiin gue ratu, berbanding terbalik sama sikap lo hari ini" Alani menarik nafasnya dalam sebelum melanjutkan kalimatnya. "Mulai sekarang, gue gak akan usik hidup lo. dan lo pun sama, jangan lagi usik hidup gue" "Mulai sekarang, laki-laki bernama Athala.. hanya orang asing dimata gue. dan gak ada lagi predikat gue sebagai Alani lo." Athala kali ini yang dibuat diam dengan perkataan Alani. sorot mata ketua geng ANTARIOR itu terus menatap punggung Alani yang sudah menjauh pergi dari tempatnya berdiri. - Happy reading guys!!✨🎉 don't forget to vote and commen
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
DianYustyaningsih
  • WpView
    Reads 27,420,337
  • WpVote
    Votes 1,666,924
  • WpPart
    Parts 93
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.