Irreplaceable_01's Reading List
11 stories
Meant 2 Be✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 673,820
  • WpVote
    Votes 112,332
  • WpPart
    Parts 26
[SUDAH TERBIT] BAGIAN KEDUA NARASI, 2021 Dulu, Lestari pikir bahwa dia adalah kelopak bunga dandelion yang terbang terbawa badai. Sejak muda, ia terbiasa melalang--menangkis segala macam cambukan hidup yang bisa saja meremukkan dirinya. Menginjak remaja, kelopak dandelion itu jatuh di sebuah tanah yang tandus, lalu hidup seadanya di tengah-tengah ketidak pastian semesta. Namun begitu dewasa, Lestari sadar bahwa dia bukanlah setangkai bunga dandelion yang tangguh. Bukan. Dia adalah sebuah kapal yang kehilangan jangkar. Kemudian badai datang jauh lebih besar dari sebelumnya. Kini, Lestari berlayar tak tentu arah. Dia tidak punya kompas, dan dia tidak bisa berhenti. Dia hanya bisa terus berlayar tanpa tahu kemana ia harus pergi. Suatu saat, bisakah kapal itu menemukan dermaga untuk bersandar? atau di tengah laut, dia akan tenggelam lalu hilang begitu saja dari peradaban? ©tenderlova, 2022 | Meant 2 Be, 2022
POROS by winjo_h
winjo_h
  • WpView
    Reads 1,223,631
  • WpVote
    Votes 230,609
  • WpPart
    Parts 55
Solidarity M Forever! Semua tahu jika slogan itu sudah menggema dari Teknik Mesin berarti akan ada warga mesin yang baru. Ya, setiap mahasiwa baru Teknik mesin wajib mengikuti sebuah kegiatan jurusan yang bernama POROS sebelum resmi jadi warga teknik mesin. Kisah ini tentang Ratna, satu-satunya perempuan dari 103 orang mahasiswa baru teknik mesin yang menjalani POROS. Menonjol karena berbeda sendiri bukan berarti mendapat kompensasi, semuanya rata, semua senior mengaggapnya sama. Namun seorang Nareshta, senior tahun ke tiga, pemuda dengan skuter ungu bernama Jamilah kemudian memperlakukannya berbeda hingga membuat Ratna kebingungan. "Kak Nana baik ke semua maba atau ke saya doang?" "Kalau ke kamu doang kenapa?" "Nanti saya salah paham." "Gak apa-apa. Saya jomblo kok." Cover by ©tingkerdesign
Kaleidoskop✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 998,978
  • WpVote
    Votes 193,755
  • WpPart
    Parts 45
[SUDAH TERBIT] TRILOGI BAGIAN 2 Bagi Davina, dia dan Jovanka adalah dua hal yang berbeda. Hidupnya terlalu rumit untuk dijelaskan, seperti terjebak dalam labirin waktu yang membingungkan. Tapi bagi Raja, keduanya sama saja. Raja mencintai Davina dan Jovanka apa adanya. Keduanya sama-sama menjadi alasan untuknya bangkit dari keterpurukan. Rahasia antara Davina dan Jovanka, perjalanan dimana Raja bertemu kembali dengan Papa, tentang segala hal yang belum selesai di masa lalu. Mungkin kah mereka melewati waktu bersama-sama? Atau Dav harus menyerah dan pergi meninggalkan Raja? ©tenderlova, 2020
SUGAR by winjo_h
winjo_h
  • WpView
    Reads 102,409
  • WpVote
    Votes 22,407
  • WpPart
    Parts 28
Banyak yang berkata, sebuah tulisan di buku romance tidak lain tercipta karena penulisnya jatuh cinta atau patah hati. Yang jadi masalah, Siwi sedang tidak mengalami keduanya, sementara dikontrak yang ia tanda tangani dengan penerbit besar memilik syarat kalau ia setidaknya harus menerbitkan satu buku dalam setahun, ini sudah hampir penghujung tahun, besok sudah November tapi prologpun tidak ada sebaris. Siwi kemudian berniat mencari inspirasi melalui afeksi dan bertemu Malik, mahasiswa semester akhir yang butuh uang untuk bayar SPP karena orang tuanya sudah angkat tangan sebab mahasiswa teknik elektro itu tidak kunjung lulus. Dan simbiosis mutualismepun terjalin antara kakak gula dan adik gula ini. Ya, karena sugar Mommy dan sugar baby terdengar tidak etis bagi mereka. Akankah kisah mereka juga semanis gula?
Colors in The Sky✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 715,815
  • WpVote
    Votes 141,460
  • WpPart
    Parts 26
[SUDAH TERBIT] TRILOGI BAGIAN 3 Coloring is a matter of being sure or not sure. While drawing is a matter of can or cannot. And im sure to coloring your life, to drawing your dream plan. ©tenderlova2020, Colors in The Sky
Shakuntala✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 168,301
  • WpVote
    Votes 33,840
  • WpPart
    Parts 8
Part of "Antologi Bulan Desember" Di tahun kedua, aku masih berada ditempat yang sama saat terakhir kali kamu meninggalkan aku. Di tahun ketiga aku masih bertahan di tempat yang sama. Tidak ada yang benar-benar berubah. Jika memang ada, itu adalah kita. Di tahun keempat, kamu benar-benar tidak kembali. ©tenderlova, 2020 | Shakuntala
Dear Natta✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 2,884,743
  • WpVote
    Votes 436,526
  • WpPart
    Parts 39
[SUDAH TERBIT] TRILOGI BAGIAN 1 Kadang Natta bertanya-tanya pada dirinya sendiri, kenapa dia masih bersedia pacaran sama Jeno Setyo Novanto yang jelas-jelas lebih peduli sama sahabatnya; Pamela alih-alih dirinya sebagai pacar. Sebagian orang pikir malah yang pacar Jeno itu Pamela, bukan Natta. Tapi Natta nggak sanggup buat bilang, "Jen, kita putus aja yuk." karena sebagian perasaannya selalu bilang, "Jeno, aku sayang sama kamu." Ps. Baca cerita ini hanya akan membuatmu marah-marah. Tidak tahu kenapa, katanya sih, efek sampingnya begitu. Copyright© Tenderlova, 2020 LovRinz Publishing Hak cipta dilindungi undang-undang.
Granville✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 110,401
  • WpVote
    Votes 22,537
  • WpPart
    Parts 10
Part of "Antologi Bulan Desember" Ini hanya soal bagaimana kau mengenal Granville dari sebuah ingatan. "Mark, sadarlah!" Aku sepenuhnya sadar. Benar-benar sadar. Yentang dia dan ingatan di Granville. ©tenderlova, 2020 | Granville
Elegi Patah Hati✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 156,922
  • WpVote
    Votes 37,046
  • WpPart
    Parts 10
Part of "Antologi Bulan Desember" Lebih tepatnya, ini adalah sebuah utas. Tentang hari-hari Hendery menghadapi keruhnya sebuah patah hati. "Semoga kamu bahagia, An." dia berlalu dalam tenang.
Pramoedya [PREVIEW] by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 238,550
  • WpVote
    Votes 59,506
  • WpPart
    Parts 20
[Sudah tersedia di toko buku] Dimitri kembali pulang, tapi di tengah perjalanan, ia menyadari bahwa pulangnya tidak lagi terasa sama. Yang dibawanya bukan hanya koper dan kenangan dengan kota New York, tapi juga rindu. Rindu yang sampai mati pun ia tahu tidak akan pernah berbalas. Dari awal ia menunggu di boarding room, berjalan di garbarata, mengantre di kabin yang sesak, duduk di kursi dekat jendela--karena dia memang sengaja membayar mahal untuk view itu, sampai ia melihat lampu-lampu New York untuk terakhir kalinya, Dimitri sadar benar bahwa pulangnya tidak akan pernah bersambut. Tapi tetap, ia berkata lirih, "Pram, aku pulang." Tenderlova, 2022