oviayuuuw
- LECTURES 25
- Votes 3
- Chapitres 3
Di sebuah rumah belajar bernama Ruang Sore, dua orang yang sama-sama tersesat dipertemukan oleh hal yang tidak pernah mereka pahami sepenuhnya: kehilangan.
Yang satu pernah hampir meninggalkan Tuhan setelah hidupnya runtuh terlalu cepat.
Yang satu lagi terus mencari Tuhan, tetapi tidak pernah benar-benar percaya Dia ada.
Mereka tumbuh dalam percakapan-percakapan kecil, sore yang hangat, dan perasaan yang datang diam-diam. Namun, semakin dekat, semakin mereka sadar bahwa cinta tidak selalu cukup untuk membuat seseorang bertahan.
Karena bagi mereka, mencintai adalah bahasa lain dari kehilangan.