Liastyann's Reading List
3 stories
sincerely, yours by radarneptunus
radarneptunus
  • WpView
    Reads 90,385
  • WpVote
    Votes 13,873
  • WpPart
    Parts 43
"Ditulis untuk Kalingga, Rasain tuh, bau busuknya toilet sekolah. Makanya, jadi orang tuh, lurus-lurus aja. Sincerely, Yours." ©2018 | cover by @worteloren
Sew The Heartmade (akan terbit dengan judul :Love You, Orin) by teru_teru_bozu
teru_teru_bozu
  • WpView
    Reads 440,271
  • WpVote
    Votes 44,994
  • WpPart
    Parts 29
JLEB! Kamu beneran yakin nih, akan menjalin hubungan serius dengan pria kayak Berlyn? Bukannya dia orang aneh? Gimana nggak aneh, sekarang cowok waras mana yang mau nikahin cewek yang lagi hamil anak pria lain? Semalaikat-malaikatnya Berlyn, dia itu manusia juga. Ini nggak masuk akal, Rin! Nggak waras. Dan orang kayak gini yang akan kamu jadikan pendamping hidupmu nanti? Mikir dong Rin, mikir! Luna *** Aku sudah telanjur percaya seratus persen sama Berlyn, dan menjadikan dia satu-satunya duniaku saat ini. Aku sudah investasi perasaan sebesar ini sama dia. Kalau ternyata dia nggak serius, aku bisa hancur! Orin
EPOCH [Published] by niniesbania_
niniesbania_
  • WpView
    Reads 601,057
  • WpVote
    Votes 14,322
  • WpPart
    Parts 10
Karena tak semua perpisahan adalah akhir. Elea dan Ale pernah berjalan berdampingan-dua teman lama yang menjelma lebih dari sekadar kenangan. Tapi luka di masa lalu tak pernah benar-benar sembuh, hanya berpindah tempat dan waktu. Mereka dipertemukan kembali di ruang kerja yang penuh tuntutan, dengan diam-diam membawa hati yang tak utuh. Di balik senyum yang ditata rapi di depan kamera, Elea menyimpan perih yang tak bisa ia bagi-trauma, cemas, dan takut kehilangan kendali atas dirinya sendiri. la mencintai Ale dalam diam yang nyaring. Dan ketika cinta itu tumbuh terlalu dalam, ia memilih pergi. Bukan karena ingin melupakan, tapi karena tak sanggup tinggal. Sydney jadi pelabuhan yang sepi, Jakarta berubah jadi luka yang tak henti, dan Ale... jadi yang paling ia sesali untuk tinggalkan, namun tak sanggup ia dekati lagi. Sebab ada kehilangan yang tak bisa dilupakan, ada harapan yang tak sempat diselamatkan, dan ada cinta... yang tinggal sebagai sunyi, hidup sebagai kenangan, dan pulang hanya dalam ingatan.