miminaja10
Dunia ini sudah biasa mendengar celotehan kasar dari orang-orang sok tau akan kepercayaan hakiki. Aliran yang dibawa segerombol jema'ah itu menyulut emosi manusia-manusia disekitarnya. Membentang layaknya jaring menerjang ikan-ikan kecil memaksa mereka masuk dalam perangkap. Beberapa dari mereka berhasil menentang, selebihnya hanya diam. Apa yang harus diperselisihkan? Bukankah memang itu hak setiap orang. Memilih dan melakukan hal yang dirasa benar. Kenapa orang-orang Islam begitu geli melihat cerminan dirinya yang berbeda penampilan. Sedangkan bangga bersandingan dengan kaca yang dasar pembuatannya saja berbeda. Yang kumaksud adalah berbeda ormas dalam satu agama. Islam memiliki banyak sekali golongan, NU, Muhammadiyah, LDII, dll. Mereka melihat saudara semuslim mereka dengan rendah satu sama lain. Padahal satu Tuhan satu keyakinan. Herannya lagi, mereka begitu terbuka dengan agama lain, bahkan banyak dari mereka datang dengan pluralisme. Dimana kacamata Islam sesungguhnya?? Bukankah keduanya adalah saudaramu, lantas apa yang membuatmu membanding-bandingkannya?