reynedark
- Reads 39,548
- Votes 1,850
- Parts 32
"Dia bukan anakku karena dia adalah anak yang tidak kuharapkan untuk lahir ke dunia ini!"
Penuturan lantang dari seorang Hyuuga Hinata sanggup membuat temannya semasa SMA terperangah. Tatapannya yang menajam langsung beradu dangan dua manik turquoise di seberangnya yang turut menatap tidak kalah tajamnya.
"Anak itu merepotkan. Aku suka 'membuatnya' tetapi aku tidak suka untuk 'mengelolanya'."
Begitulah pendapat dari seorang pria berambut pantat ayam berwarna biru dongker bernama Sasuke Uchiha kepada temannya semasa SMA yang berambut durian berwarna kuning.
Mereka beradu mata tentang takdir yang seharusnya diterima, tetapi nyatanya enggan untuk diterima. Namun, siapa sangka bahwa takdir itu adalah penentu nasib pertemanan mereka. Akankah hubungan pertemanan mereka bertahan atau berakhir pecah bagai gelas kaca yang pecah berkeping-keping dimana kepingannya berserakan di lantai?
Entahlah, hanya Tuhan yang tahu apa jawabannya. Yang bisa mereka lakukan saat ini hanyalah memperjuangkan apa yang menjadi kewajiban dan hak (kebebasan) bagi mereka.
Naruto dan Naruto Shippuden © Masashi Kishimoto