gzingwest's Reading List
4 stories
Dialektiva by penacandramawa
penacandramawa
  • WpView
    Reads 344,295
  • WpVote
    Votes 59,073
  • WpPart
    Parts 50
Ini cerita tentang Tiva dan kejenuhannya terhadap tipe-tipe mahasiswa yang ada di kampusnya--terutama di kelasnya. Tipe mahasiswa yang caper sama dosen, yang menggadaikan ungkapan agen of change sebagai alasan bolos kuliah, yang menyumpal telinganya dengan headset saat kuliah berlangsung, atau yang hanya bengong dan baca komik atau novel saat diskusi. Lalu Tiva sendiri masuk ke tipe mahasiswa yang mana? Dia tidak masuk di salah satunya. Dia membentuk tipe mahasiswa tersendiri--yang beranggotakan Tiva seorang. Tiva yang malas ikut diskusi "kacangan" di kelasnya, yang bukan mahasiswa berprestasi, yang tidak ikut BEM atau himpunan yang dielu-elukan sebagai media mahasiswa bisa mendapat banyak pengalaman, yang tidak pernah ikut riset atau penelitian juga. Tiva memang terkesan cuek dan apatis, tetapi ia selalu ada di garda terdepan dalam peka terhadap lingkungan sekitar. Juga, ia bisa menyelesaikan masalah hanya dengan kata-katanya. Dan saat dia berdialektika, semua tipe mahasiswa hanya bisa terdiam dan berdecak kagum dalam hatinya. Efek dari dialektika yang dilontarkan oleh Tiva (re: dialektiva) memberikan pengaruh besar setidaknya kepada tiga orang; Adiran Kiluan sebagai mahasiswa berprestasi yang tidak ingin spotlight miliknya ini berpindah kepada Sativa, Bumi Barameru sebagai "pejuang keadilan" yang merasa bahwa ucapan dan intuisi Tiva membuatnya menjadi manusia seutuhnya, juga Mizi yang sadar bahwa ia lebih dari sekadar "biasa". Baik Adiran, Bumi, dan Mizi pada akhirnya sama-sama mengorbit pada lintasan yang tidak pernah Tiva ciptakan. Ketiga laki-laki itu merasa berkonstelasi dengan Tiva dan merasa membutuhkannya. Tapi masalahnya, Tiva adalah seseorang yang kompleks dan sulit diterka. Akankah Adiran, Bumi, dan Mizi mampu mengorbit--bahkan melebur--bersama Tiva?
Anggrek api dan Mata ketiga by Calamummeum
Calamummeum
  • WpView
    Reads 1,316,718
  • WpVote
    Votes 157,096
  • WpPart
    Parts 45
Dendam kesumat membara di dadanya. Bagai api yang berkobar tak tahu arah, melalap segala hal yang lewat tanpa kecuali, si anggrek api berjalan menyusuri setiap jengkal tempat dan orang-orang yang konon katanya menjadi penyebab keluarganya hancur sedemikian rupa. Kakaknya telah dibunuh. Ayahnya mati selepas perusahaan mereka di curi. Ibunya kabur-kaburan di kejar gengsi yang tak lagi dapat tercukupi. Seluruh harta dan kejayaan Sutedja raib begitu saja. Meninggalkan gelak-gelak tawa dari setiap manusia kala mendengar nama mereka iseng disebut dalam suatu pesta. Penghinaan itu teramat besar bagi nama besar Sutedja yang dulu berselimut puji dan puja. Dintara reruntuhan keluarga yang telah lebur itu, hanya bersisa Jena seorang ; yang siap melakukan segala cara untuk membalas setiap titik kesengsaraan dari mendiang orang-orang yang ia sayang. Target utamanya ; si mata ketiga dari sebuah keluarga paling elit dalam negeri. Anthariksa Dirgatama Prambudi. Bagaimanapun caranya, lelaki itu harus hancur atau mati. Di tangannya. WARNING❗️ Part tidak lengkap. Bagian 43-54 (ending) sudah pindah ke karyakarsa. Silahkan membaca yang masih tersedia. Terimakasih banyak.
Possessive Brother - BTS  [Sudah Terbit] by Slwapage
Slwapage
  • WpView
    Reads 2,344,745
  • WpVote
    Votes 84,157
  • WpPart
    Parts 24
"Berani deketin Hera, langkahin mayat gue dulu!!" -BTS [Re-Publish]
Say If I (Hiatus) by gzingwest
gzingwest
  • WpView
    Reads 509
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 5
Mungkin kita Seperti matahari & bulan, Berusaha keras Untuk saling menangkap Sementara dunia ada Menunggu kami bertabrakan ©__enau