rrahasia7
- Reads 9,561
- Votes 1,428
- Parts 12
Arik tidak percaya dengan pernikahan. Kedua orang tuanya bercerai sejak ia masih di bangku sekolah dasar, mementingkan ego dengan menikah lagi membentuk keluarga baru. Sementara Arik, di masa tumbuh kembangnya yang perlu pengawasan orang tua, ia sibuk dioper sana sini, ke rumah paman, tante dan neneknya, bergantian, terus-menerus, hingga kini ia tumbuh menjadi pria matang tiga puluh dua tahun.
Arik tidak ingin seperti orang tuanya, karena itu ia memutuskan untuk tidak menikah, memilih hidup tenang mengolah tanah perkebunan sawit juga jagungnya di desa.
Kehidupan tenang Arik yang sepi dan teroganisir, berubah sedikit berantakan kala Arik terpaksa menikahi Jelita.
Perempuan yang nyaris dipasung keluarganya karena trauma masa kecilnya usai dilecehkan oleh keluarganya sendiri.
Pagi yang sunyi, rapih dan bersih di rumah Arik, kini digantikan dengan suara-suara gumaman Jelita yang terus memojok di dekat lemari dengan gaun putih yang tidak ingin ia ganti.
Dua trauma, dua manusia. Akan kah ada obat di tengah ketakutan itu?