liana15033
- Reads 521,498
- Votes 14,970
- Parts 29
Merasa situasi sudah aman, dengan perasaan yang masih sedikit waswas, tangan Lili perlahan terulur memutar kunci.
Ceklek. Dari luar sana, telinga tajam Gema menangkap jelas bunyi logam tersebut. Sudut bibirnya berkedut samar.
Pintu perlahan terbuka.
Namun, bukannya kamar yang kosong, napas Lili justru seketika tercekat di tenggorokan. Wajah gadis itu berubah pias, memucat seketika saat melihat sosok Gema yang tinggi menjulang ternyata masih berdiri tepat di depannya. Matanya menatap lurus ke arah Lili dengan sorot gelap yang sulit diartikan.
"Ge-Gema," cicit Lili, suaranya tercekat.
***
2024