nona_aksara
Sajak ini bermula dari putaran waktu bersamamu nona dan tuan.
Seorang gadis yang telah lama berkelana dalam kesendirian. Tidak memikirkan perihal pujaan hati, bukan dia tidak mau tetapi dia menguburnya dalam-dalam. Setelah melewati drama kehidupan bak sinetron sesuai rancangan sutradara. Benar saja, kehidupan yang dilalui Ika adalah rancangan Tuhan. Bahkan kehidupan yang dilaluinya kini serasa ada yang kurang. Punya keluarga, punya rezeki titipan Tuhan, punya sahabat yang comel dan sedikit nyinyir, punya senyum yang manis, punya tubuh yang sehat, semuanya lengkap sebagai pengisi kebahagiaan tetapi tidak ada pengusir kerinduan. Semenjak tidak ada pertemuan dengan dia, semuanya telah berubah. Masih terngiang-ngiang ucapannya, tetapi dia hanya kenangan.
"Jika kamu telah berubah sejauh ini, kenyataan bahwa kamu pernah ada di masa lalu, tidak dapat dipungkiri. Aku menerima setiap keputusanmu. Namun, aku menolak untuk tidak memperjuangkanmu, kemanapun kamu akan pergi, doaku selalu akan bersamamu, akan kulangitkan setiap harapan untukmu. Jika kita berjodoh, maka kamu adalah Zulaikha dan aku adalah Yusuf. Terima kasih, Nona."
Dalam pikiran gadis itu berharap ada sedikit harapan, jangan sepilu senandika jingga. Jika semuanya telah terbatas, maka akan ada keajaiban lewat usaha dan doa yang selalu dilangitkan.