cuni6917's Reading List
2 stories
11:11 Her Time by PinkCappuccino
PinkCappuccino
  • WpView
    Reads 1,594,137
  • WpVote
    Votes 149,491
  • WpPart
    Parts 36
Let the scene unfold 🎬 Jemma, pikirnya ia sudah sampai pada ajalnya ketika dirinya berusia 27 tahun. Tapi tepat pukul 11:11, waktu mengembalikannya pada raga saat dirinya berusia 22 tahun-sehari sebelum ia bertemu dengan Isaac, suami yang ingin ia hindari. Jemma dan Isaac menikah bukan karena cinta. Dan di ujung pernikahan mereka, Jemma adalah pihak yang kalah. Namun di kehidupan kedua yang Jemma jalani ini. Ada sesuatu yang berubah secara drastis. Isaac jauh berbeda. Dia yang dulunya tak pernah peduli, kini menatap Jemma dengan cara yang berhasil membuat napas Jemma tercekat. Isaac terlalu ingin memiliki, seolah dunianya berpusat pada satu titik yaitu Jemma. Satu pertanyaan Jemma, apakah dia Isaac yang sama?
Unfinished Fate [TERBIT] by liarasati
liarasati
  • WpView
    Reads 4,447,747
  • WpVote
    Votes 266,523
  • WpPart
    Parts 39
Judul lama Gorgeous Stepmother Ibnu Anggoro-seorang duda anak dua-terpaksa menikahi Marsha Amalia Adinata karena sebuah tuntutan. Perbedaan usia yang demikian banyak membuat Ibnu pesimis kalau pernikahannya akan berlangsung lama. Namun, pemikiran awal Ibnu terpatahkan didetik pertama dia bertemu sang gadis. Ibnu jatuh cinta pada pandangan pertama. Sementara Marsha, si pemilik kehidupan sempurna. Menawan, pintar, kaya, si bungsu kesayangan keluarga, tentu saja meragu atas keputusan papanya. Dia sadar betul, begitu papanya meminta dia tak akan bisa menolak. Marsha yakin kehidupan barunya kali ini tak akan berjalan mulus seperti yang sudah-sudah, belum lagi dengan sikap Ibnu yang dingin kepadanya. Seiring berjalannya waktu, ditengah kebingungan Marsha akan lingkungan barunya, timbul rasa yang sulit dikenali Marsha. Dia yang tak biasa jatuh hati mulai panik saat perasaan itu dia yakini tertambat pada suaminya sendiri. Namun, gengsi yang membelenggu membuat Marsha berdiam diri tanpa tindakan, belum lagi dengan kenyataan pahit yang diterima Marsha. Akankah Marsha dan Ibnu saling mengakui perasaan masing-masing? Atau tetap berdiam diri dengan kesalahpahaman yang semakin menggerus pondasi yang sejak awal memang sudah rapuh?