_mmuzz
2 stories
sama rasa by Aku-UMI
Aku-UMI
  • WpView
    Reads 834,551
  • WpVote
    Votes 122,204
  • WpPart
    Parts 45
Engga Lalitha dihadapkan pada pilihan untuk menjadi perempuan keren berdasarkan definisi sang mama atau memilih dengan caranya sendiri, salah satunya adalah dengan bersama kekasih yang berbeda 15 tahun dengannya. **** Engga Lalitha (22) merasa hidupnya tidak menarik. Ia tak seaktif teman-temannya, ia tak sepintar orang-orang yang mampu mencapai banyak hal, termasuk masalah romansa. Sampai suatu ketika, ia jatuh cinta dengan penghuni baru sebelah rumahnya, Galindra. Seorang duda berusia 37 tahun dan memiliki anak perempuan bernama Nayana (5 tahun). Semua yang ada pada diri lelaki itu adalah hal yang Engga mau. Seperti biasa, dirinya merasa tidak pantas, tidak akan dinotis dan semua rendah diri lain. Saat Engga yakin dan ternyata rasanya terbalas, dia mendapatkan cobaan lain. Mamanya yang merupakan definisi perempuan keren menurut Engga, tak menyetujui hubungan keduanya. Mama ingin Engga menempuh pendidikan setinggi-tingginya, bekerja, mencari pengalaman agar bisa berdiri sendiri di atas kakinya. Ketika dihadapkan pada dua sudut pandang yang berbeda, manakah yang akan Engga pilih?
Target Rasa by sulizlovable
sulizlovable
  • WpView
    Reads 795,470
  • WpVote
    Votes 67,531
  • WpPart
    Parts 46
Rivka bahagia, dikelilingi oleh ketiga sahabat yang menyayanginya dan pertemuan dengan Asta membuat hidupnya hampir sempurna. Namun, apa yang harus Rivka lakukan ketika rasa bahagianya hanyalah kebohongan semata? *** Menghindari keluarganya dan memilih untuk hidup sendiri, Rivka cukup bahagia dengan keadaannya. Dia dikelilingi oleh tiga sahabat yang sayang dan perhatian padanya, meski terkadang ketiga sahabatnya mengusulkan ide aneh seperti tantangan untuk Rivka mencium orang asing di suatu pesta. Dari tantangan tersebut, Rivka tidak menyangka akan bertemu lagi dengan orang asing itu sebagai debiturnya-Asta-dan membuat Rivka mengenal Asta lebih jauh. Intensitas pertemuannya dengan Asta makin sering dan kenyamanan yang diberikan satu sama lain membuat Rivka memercayakan hatinya dan memulai hubungan dengan Asta. Semuanya terasa sempurna bagi Rivka, tetapi apa yang harus dia lakukan ketika rasa bahagianya hanyalah kebohongan semata?