asihsulastri4's Reading List
2 stories
Proposal For Wedding by DesyMiladiana
DesyMiladiana
  • WpView
    Reads 1,533,735
  • WpVote
    Votes 94,851
  • WpPart
    Parts 48
Didesak untuk segera menikah, Ersa mendapati jalan keluar dengan memberikan proposal pernikahan kepada sahabatnya Ervan. Ervan yang juga diminta untuk segera menikah karena menghambat adik laki-lakinya menuju ke pelaminan, akhirnya menyetujui proposal Ersa. *** Ersa belum berencana menikah, tetapi ketika terus didesak oleh orang tuanya, ide yang cukup gila muncul setelah bertemu dengan sahabatnya, membuat proposal pernikahan untuknya dan sang sahabat-Ervan. Meski awalnya tidak setuju, Ervan yang juga diminta untuk segera menikah oleh adik laki-lakinya memikirkan kembali proposal yang diajukan Ersa. Ketika akhirnya Ersa dan Ervan bersedia menerima pernikahan itu dengan berbagai syarat, Ervan yang mengira menikah dengan Ersa membuat semua akan berjalan mudah, mendapati perasaan yang muncul mulai memperumit segalanya. Akankah pernikahan yang berlandaskan logika itu bertahan atau kemudian hanya melukai keduanya?
Pregnant by BarbieNetta
BarbieNetta
  • WpView
    Reads 390,187
  • WpVote
    Votes 11,059
  • WpPart
    Parts 12
Story 18+ ••••••••••••••• Seorang wanita cantik masuk ke ruangan CEO di perusahaan Park Company setelah mendapat persetujuan dari sang CEO. Wanita yang bernama Gisella Angelica Gilbert ini berjalan menghampiri sang CEO dengan gugup. "Ada perlu apa kau datang kesini?" tanya sang CEO dingin. CEO itu ialah Jonathan Parker. "Na..Nathan..." Gisel menyebut nama Nathan dengan terbata-bata ketika mendengar suara dingin serta tatapan tajam dan menusuk Nathan. "Cepat katakan saya tidak punya banyak waktu." ucap Nathan tegas. "Aku... Aku hamil" ucap Gisel menunduk karena takut menatap wajah Nathan. Seketika rahang Nathan mengeras mendengar ucapan Gisel. Mata nya menatap marah kepada Gisel. "Gugurkan janinmu!" bentak Nathan marah. Nathan pun melemparkan lembaran uang seratus ribu dan melemparkan uang itu tepat di wajah Gisel. "Ambil uang itu untuk aborsi, setelah itu jangan muncul di hadapanku lagi!" Nathan sangat murka dengan yang terjadi saat ini. "Aku tidak mau menggugurkan janin ini! Anak ini tidak bersalah! Dan satu lagi aku tidak perlu uang mu itu!" bentak Gisel marah. "Oh ya satu lagi, aku mengundurkan diri dari perusahaan ini!" ucap Gisel. Gisel pun langsung meninggalkan ruangan laknat itu.