AnnaLyaJ_Projects
- Reads 2,145
- Votes 121
- Parts 2
Buku ini saya tulis dalam niat kebaikan, bagi saudari se-iman agar tidak merasa berat dengan ajaran agama kita, dan bagi saudari yang tidak se-iman pun agar lebih mengenal kami kaum muslim.
Mudah-mudahan Allah Yang Maha Esa memberikan kebaikanNya dalam tulisan-tulisan pada buku ini.
-------
Maryam Humaira datang ke Makkah bukan sebagai jiwa yang telah selesai, melainkan sebagai hati yang ingin dituntun.
Di kota yang dimuliakan, di antara gemuruh doa dan langkah-langkah para tamu Allah, ia belajar satu hal yang tidak pernah diajarkan oleh perjalanan mana pun: bahwa mendekat kepada Tuhan bukan tentang seberapa jauh seseorang melangkah, tetapi seberapa dalam ia merendah.
Sebagai mahasiswi Fakultas Syariah (Ilmu Hukum Islam) di Umm Al-Qura, Humaira menjalani hari-harinya di antara ruang kuliah, asrama, dan sajadahnya (Alas bersujudnya), bersama sahabat-sahabatnya dari berbagai negeri, ia belajar tentang niat, adab, kesabaran, dan doa yang tidak memaksa takdir.
Dari bimbingan Dr. Sarah Al-Shammar, dari ayat-ayat yang dibaca dalam sunyi, dari malam-malam yang dipenuhi istighfar (Kalimat permohonan ampun kepada Allah), ia perlahan memahami bahwa hijrah batin bukan sekadar meninggalkan masa lalu, melainkan membenahi cara bergantung.
Bukan tentang menemukan jawaban.
Melainkan tentang belajar percaya, bahkan ketika jawaban belum diberikan.
Di Tanah Haram, Maryam Humaira memulai langkahnya di JalanNya- jalan seorang hamba yang ingin dibersihkan dan di beri Jalan terbaik bagi hidupnya...JalanNya