short
11 cerita
Sepatu Untuk Anaya [2/2 END] oleh voltase
voltase
  • WpView
    Membaca 23,426
  • WpVote
    Vote 3,208
  • WpPart
    Bab 3
"Tunggulah sebentar, Nak, akan Ayah bawakan sepatu paling hebat yang pernah kau punya." Sepatu Untuk Anaya © adhade
Lelaki Tua yang Kehilangan Teman Baiknya oleh prohngs
prohngs
  • WpView
    Membaca 12,908
  • WpVote
    Vote 3,223
  • WpPart
    Bab 1
[1/1] Seperti kata Dul, dia tidak mati. Hanya hilang. Seperti jam tanganku--dia masih ada, masih bisa dicari dan ditemukan. Hanya saja, di mana?
About the Girl Who Took Pictures oleh prohngs
prohngs
  • WpView
    Membaca 23,548
  • WpVote
    Vote 4,171
  • WpPart
    Bab 1
[1/1] Kuharap, aku tidak pernah tahu isi kamera gadis itu.
About the Girl Who Dressed in Black oleh prohngs
prohngs
  • WpView
    Membaca 21,980
  • WpVote
    Vote 4,116
  • WpPart
    Bab 1
[1/1] Hal yang kutahu mengenai gadis itu: dia suka warna hitam.
[1/1] Rokok, Sampah dan Kebakaran Hutan di Pulau Seberang oleh rrjnh_
rrjnh_
  • WpView
    Membaca 256
  • WpVote
    Vote 50
  • WpPart
    Bab 1
Tolong, berbaik hatilah. Biarkan aku bernapas dengan tenang. [Depok, 19 September 2019]
Pukul Sembilan oleh expellianmus
expellianmus
  • WpView
    Membaca 27,877
  • WpVote
    Vote 4,314
  • WpPart
    Bab 1
[1/1] Bagiku, ucapan selamat malam adalah ucapan penghargaan untuk seseorang karena telah berhasil melewati harinya. Dan bagiku, ucapan selamat malam harus diucapkan sebelum pukul sembilan. Karena setelah pukul sembilan, aku seperti mayat berjalan. Dan karena hidupku, bisa dibilang, berakhir pada pukul sembilan.
Ini Negeri Korupsi oleh voltase
voltase
  • WpView
    Membaca 12,157
  • WpVote
    Vote 1,871
  • WpPart
    Bab 1
Dan semuanya terjadi begitu saja. Korupsi © Adha Dzulhidja amazing cover by @hyderia
The House of the Montgomerys oleh prohngs
prohngs
  • WpView
    Membaca 17,309
  • WpVote
    Vote 2,811
  • WpPart
    Bab 1
[1/1] Sebelum dia mendorong papan biru yang sudah kuketuk empat kali, gadis bersuara angin itu menoleh. "Kau," mulainya, "mungkin akan terkejut melihat ini." Setelah itu, dia mendorong pintu. Dan, teori kau-mungkin-akan-terkejut bukan hanya sebuah perkiraan yang tak berdasar. Aku memang terkejut.
About the Girl Who Read Newspapers oleh prohngs
prohngs
  • WpView
    Membaca 21,181
  • WpVote
    Vote 4,099
  • WpPart
    Bab 1
[1/1] Dia bilang, waktunya sebentar lagi. Dia bilang, kehadiranku membuatnya ingin memiliki lebih banyak waktu. Dia bilang, dia tidak seharusnya mengenalku. Dia bilang, selamat tinggal. Dia bilang, pergi, Rai.
Ke Tempat Aku Pergi Bersama Gadis Berpayung Merah oleh prohngs
prohngs
  • WpView
    Membaca 13,440
  • WpVote
    Vote 2,284
  • WpPart
    Bab 1
[1/1] "Kau tidak perlu tahu siapa aku," kata gadis itu dengan suara lembutnya, seperti suara angin malam yang berhembus. "Datanglah bersamaku." Aku pikir, gadis ini sangat bodoh berpikir aku akan dengan senang hati datang entah ke mana dengan orang asing seperti dirinya. "Aku yakin kau akan senang datang bersamaku." Aku memperlihatkan wajah marahku. "Mengapa aku akan senang? Pergilah!" "Karena kau ingin mati, bukan?"