anadhani
- Reads 392
- Votes 87
- Parts 45
"Jangan menikah dengan Mustafa, Meihua! Tidak untuk saat ini," nasihat Amelia.
Meihua--gadis asal Hunan--yang sudah dimabuk cinta dengan Mustafa meragukan kekhawatiran sahabatnya, Amelia. Baginya, Mustafa telah membantu menemukan jawaban atas kegelisahan hidupnya selama menjadi atheis. Dia yakin, Mustafa akan dapat menjadi imam yang baik setelah mereka menikah nanti.
Kenapa Amelia tidak menganjurkannya menikah? Bagaimana Meihua dan Mustafa yang berbeda latar belakang budaya mengarungi bahtera rumah tangga di kota megapolitan Beijing? Akankah pernikahan mereka berakhir bahagia?