✿Ceritaku [SELESAI]
21 stories
RED FLAG by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 10,208
  • WpVote
    Votes 804
  • WpPart
    Parts 27
Daniel bimbang; haruskah ia terus bertahan pada cinta yang lebih banyak meneteskan air mata, atau pergi meninggalkan satu-satunya cowok yang menjadi rumahnya?
Happy Day for Two by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 2,177
  • WpVote
    Votes 323
  • WpPart
    Parts 24
Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, Gavin merasa rumah itu tidak lagi membosankan. Masalahnya... Semakin lama Elyas tinggal di sana, semakin Gavin tidak yakin apakah yang membuatnya bahagia adalah kejahilan mereka... atau keberadaan Elyas itu sendiri.
Error Itself by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 5,177
  • WpVote
    Votes 599
  • WpPart
    Parts 31
Di sinilah Arka mulai sadar. Masalahnya bukan Nara. Masalahnya dirinya sendiri. Ia jatuh cinta. Parah. Sangat parah. ~ Sedangkan Nara? Tidak sadar sama sekali.
You Make Me Feel  by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 5,093
  • WpVote
    Votes 516
  • WpPart
    Parts 20
Pukul 02.13 dini hari. Liam Neeson berdiri di balik tirai apartemennya, menatap koridor yang lengang dengan secangkir kopi instan di tangan. Matanya menyipit ketika pintu unit sebelah terbuka. Seorang pria tinggi keluar sambil menyeret koper hitam besar. Fredy Dominic. Tetangganya yang baru pindah seminggu lalu. Liam memperhatikan pria itu berjalan cepat menuju lift tanpa menoleh sedikit pun. Aneh. Sangat aneh. Keesokan paginya, Liam kembali melihat Fredy. Ada noda merah di lengan bajunya. Sejak saat itu, satu pemikiran konyol tumbuh di kepalanya. Tetanggaku mungkin seorang kriminal. Dan tanpa disadari, itulah awal dari masalah terbesar dalam hidupnya. Atau mungkin... awal dari jatuh cintanya.
+12 more
Too much Hate by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 5,493
  • WpVote
    Votes 564
  • WpPart
    Parts 17
Delapan bulan bukan waktu yang sebentar untuk menyembunyikan cinta sampai terasa seperti dosa. Di lorong-lorong Universitas Negeri Harapan Bangsa, Estu selalu berjalan beberapa langkah di belakang Willy. Bukan karena malu, melainkan karena begitulah cara hubungan mereka bertahan. Diam-diam. Sunyi. Tidak boleh terlalu dekat. Tidak boleh terlalu terlihat saling memiliki. Padahal, Estu hafal semuanya tentang Willy. Tentang suara bass-nya yang mampu menenangkan kepalanya di malam paling buruk. Tentang tangan besar Willy yang dulu selalu menggenggam jemarinya erat seolah takut kehilangan. Tentang tatapan hangat yang perlahan berubah asing beberapa bulan terakhir ini. Kini Willy lebih sering sibuk bersama sorak ramai di lapangan basket, pujian dari banyak perempuan, dan rumor yang mulai berbisik di setiap sudut kampus. Nama Hanna ikut terseret di antara jarak yang semakin dingin. Sementara Estu hanya bisa menelan cemburu sendirian, berpura-pura baik-baik saja setiap kali Willy berkata, "Aku lagi sibuk." Yang paling menyakitkan dari diabaikan bukanlah kesepian. Melainkan saat seseorang masih memelukmu dengan hangat, tetapi perlahan membuatmu merasa tidak lagi dicintai. Dan Estu mulai lelah menunggu kepastian dari hubungan yang bahkan tidak pernah berani disebut secara terang-terangan.
+10 more
After Meet by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 302,315
  • WpVote
    Votes 18,229
  • WpPart
    Parts 53
Bagi Ares, menjadi sekretaris bukan perkara yang rumit. Ia terbiasa rapi, patuh, dan tahu batas. Yang sulit justru memahami jarak-bahwa hidupnya tidak seharusnya berputar di sekitar Rajendra, sang bos dengan tatapan dingin dan dunia yang tak tersentuh. Ares mengerti aturan itu, menghafalnya seperti doa yang tak boleh dilanggar. Namun hidup kerap licik. Hari-hari yang seharusnya datar perlahan berbelok, menjeratnya dalam kehadiran yang tak bisa ia abaikan. Tanpa sadar, ia melangkah terlalu dekat. Dan di antara kesunyian yang mereka jaga, ada hati yang retak pelan-dingin yang mulai mencair, menghadirkan hangat yang justru terasa menakutkan.
Waiting... by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 4,954
  • WpVote
    Votes 389
  • WpPart
    Parts 16
Menunggu, bukankah itu diam-diam menyenangkan? Seperti cinta yang tak tergesa, ia tumbuh perlahan, mengakar dalam, menjulang tanpa suara-hingga menjadi kokoh, sanggup bertahan dari musim yang datang silih berganti, bahkan ketika angin berusaha meruntuhkannya. Seperti Zayyan-seorang pemuda dengan keteguhan yang nyaris sunyi-yang memilih tinggal, menunggu. Ia menanti bukan waktu, melainkan hati Fasya; berharap suatu hari, di antara retak dan ragu, akan tumbuh sebutir benih baru... benih yang memilihnya.
KETIKA AKU JAHAT by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 12,566
  • WpVote
    Votes 1,156
  • WpPart
    Parts 25
Malaikat. Begitulah julukan yang menempel padanya di kampus bergengsi namun penuh kepalsuan ini. Sean menyentuh pipinya. Di balik wajah teduh ini, hatinya mendidih. Universitas Pusaka Abadi bukan sekadar kampus; ini etalase kesombongan. Tempat berkumpulnya manusia-manusia anomali, pengidap Narcissistic Personality Disorder (NPD), dan orang-orang freak yang haus validasi. Sejak pagi, Sean dipaksa menelan mualnya, mendengarkan celotehan pamer harta dan intelektualitas semu dari teman-teman sekelasnya. Ia tersenyum, mengangguk kagum, membiarkan dada mereka membusung bangga. Padahal di dalam kepalanya, ia berteriak: "Bisa tidak sih rahang sombong itu kutendang? Dasar sampah berlapis emas."
BENAR CINTA by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 21,829
  • WpVote
    Votes 1,710
  • WpPart
    Parts 25
Di balik dinding putih kokoh dan aroma antiseptik yang menyengat di RSUP Medika Sentosa, dua dunia yang bertolak belakang dipaksa untuk bersinggungan. Dr. Austin Hamdan adalah perwujudan dari ketepatan bedah: dingin, tajam, dan tak tersentuh. Baginya, manusia adalah kumpulan saraf dan anatomi yang harus diperbaiki dengan presisi mikron. Hati, baginya, hanyalah organ yang memompa darah, dan otak adalah pusat segalanya. Tidak ada ruang untuk kesalahan, apalagi perasaan. Namun, logika steril itu perlahan retak ketika Xavier Mananta melangkah masuk ke dalam orbitnya. Xavier, seorang perawat spesialis anak dengan senyum sehangat matahari pagi dan mata yang menyimpan keluguan, seharusnya tidak berada di ruang operasi yang membeku itu. Namun takdir-dan ikatan darah yang belum terungkap-menarik mereka ke dalam tarian sunyi di antara hidup dan mati. Ini bukan sekadar cerita tentang jas putih dan stetoskop. Ini adalah kisah tentang bagaimana seorang dokter yang angkuh belajar bahwa detak jantung terkeras justru terdengar saat ia diam menatap mata seseorang yang seharusnya ia jauhi. Di antara perintah tegas dan tatapan malu-malu, sebuah rasa terlarang mulai tumbuh, menjalar lebih rumit dan lebih dalam daripada sistem saraf yang mereka bedah setiap hari. Selamat datang di ruang di mana cinta tidak terdiagnosis, namun sangat mematikan.
Impressive Elite Love by jalilfunny
jalilfunny
  • WpView
    Reads 8,124
  • WpVote
    Votes 646
  • WpPart
    Parts 20
Bagi Zeffa, dunia adalah deretan angka dan logika yang sering kali dikacaukan oleh drama manusia yang membosankan. Di balik kacamata bingkai tipis dan wajah manis yang menipu semesta, tersimpan lidah setajam silet yang siap menguliti kemunafikan tanpa ampun. Ia tidak butuh cinta; ia butuh keteraturan. Baginya, emosi adalah variabel pengganggu yang tidak efisien. Sebaliknya, Darren adalah perwujudan mutlak dari kuasa. Tiap langkah kaki jenjangnya adalah perintah, dan sorot matanya yang dingin menuntut kesempurnaan tanpa celah. Ia tidak pernah meminta rasa hormat; ia mengambilnya secara paksa dengan karisma old money yang menyesakkan dada. Ketika kenaifan rupa bertemu dengan arogansi takhta, takdir tidak menuliskan kisah romansa picisan. Ini adalah hikayat tentang dua ego yang bertabrakan-satu yang menolak tunduk, dan satu yang terobsesi untuk menaklukan. Di antara dinginnya logika Zeffa dan panasnya dominasi Darren, "cinta" hanyalah kata lain untuk kehancuran yang indah.