<3
4 stories
The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable by expellianmus
expellianmus
  • WpView
    Reads 6,707,090
  • WpVote
    Votes 364,957
  • WpPart
    Parts 35
Katanya, aku genius dan hidupku kelewat serius. Padahal aku tidak merasa seperti itu. Oke, aku memang pernah menggelar pentas tunggal dari drama Shakespeare yang semua dialognya kuubah sendiri jadi bahasa Jawa waktu aku kelas lima SD. Waktu kelas empat SD, aku selesai menghafal seluruh isi KBBI. Aku bisa berbicara dalam bahasa Sansekerta dan memahami isi prasasti semudah orang-orang memahami isi majalah. Koleksi piala dan medali olimpiadeku (baik akademik maupun non-akademik) mungkin lebih banyak dari jumlah perempuan yang dilirik Zeus. Aku masih kelas sepuluh, tapi aku sudah iseng-iseng ikut beberapa TO SBMPTN, dan dapat nilai paling tinggi di antara anak-anak kelas dua belas. Dan banyak hal lainnya. Tapi menurutku, masih banyak hal yang belum kulakukan. Dan aku selalu merasa tidak puas kalau belum mencoba hal baru. Aku selalu penasaran. Namun, tidak pernah terpikirkan olehku, bahwa suatu hari, akan ada seseorang yang berkata bahwa aku harus mencoba jadi cewek normal. Jangan terlalu serius. Katanya, jadi remaja normal itu asyik. Nah, sudah kubilang kan, aku selalu penasaran? --- #10 in Teen Fiction [23/07/16] [cover by me + prohngs lol]
Barga [SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] by beliawritingmarathon
beliawritingmarathon
  • WpView
    Reads 4,891,339
  • WpVote
    Votes 488,477
  • WpPart
    Parts 43
[Sudah tersedia di toko buku. Beberapa part sudah dihapus] Sahabat rasa pacar, siapa yang nggak mau? Tapi Barga jelas menolak tawaran itu. Sebab baginya, status pacar bisa jadi mantan tapi tidak dengan persahabatan. Karena ini tentang Barga yang sangat menyayangi Ranya. Ini juga tentang Barga yang mematikan mimpinya hanya untuk menghidupkan mimpi sang papa. Akan terasa mudah jika saja Barga menganggap angin lalu semua cerita-cerita Ranya. Masalahnya, cerita-cerita itu justru membuatnya kembali memikirkan mimpi yang sudah dikuburnya dalam-dalam. Belum lagi kedekatan Ranya dengan cowok lain membuat Barga semakin merasa tidak baik-baik saja. So stupid, Bar. She's not your type. Tapi Barga tahu, kalau hatinya sudah berjalan meninggalkan sang logika. "Jangan jadian sama dia, Nya. Sama gue aja."
I LO(lea)VE YOU! [COMPLETED] by DayDreamProject10
DayDreamProject10
  • WpView
    Reads 477,794
  • WpVote
    Votes 79,783
  • WpPart
    Parts 41
Altair, Amerta. yang sama-sama tak pernah nyata. *** Ada yang harus ditinggalkan, ketika semua sudah tak lagi sejalan. Ketika semua rahasia pelan-pelan terkuak, meninggalkan bukan masalah besar, kan? Ini bukan tentang kita yang sama-sama terluka. Tapi tentang manusia yang mencoba memanusiakan manusia lainnya. Tentang mimpi, yang harus kamu kejar, tanpa aku. Tentang sebuah keterikatan yang membuat tertekan, karena masa lalu. Tentang hidup yang tak semestinya, mencederai kita. -I LO(lea)VE YOU! *** Hidup Altair mendadak kacau, ketika mendengar sebuah pernyataan telak dari seorang murid baru bernama Amerta. Gadis itu sering berulah dan tepat di depan Altair, ia berucap bahwa dirinya alergi aturan. Sementara di sisi lain, Altair adalah seorang ketua Forum Pelajar Sadar Hukum yang bertugas membuat seluruh siswa-siswi Dream High taat aturan. Ada kisah yang menjadikan Altair seorang yang terikat. Cedera pada masalalu yang belum usai diusut menjadikan dirinya ambruk dan harus membangun kembali benteng-benteng kokoh berisi pasal dan norma. Tapi, ada juga ribuan kisah lain yang tumpah ruah. Salah satunya mungkin milik seorang gadis kecil yang memiliki mimpi. Kemudian mimpi itu hancur karena sebuah kekangan. Hingga saat pengekangnya hilang, ia merdeka. Namun sayang, merdekanya itu tanpa tujuan. Hidupnya bebas, tak ada lagi ikatan untuknya. Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Akankah Altair berhasil mengusut tuntas kasus yang mencederainya? Dan, apakah Amerta akan kembali menemukan mimpinya? Copyright July © All rights reserved.
Fix by wulanfadi
wulanfadi
  • WpView
    Reads 547,471
  • WpVote
    Votes 42,346
  • WpPart
    Parts 12
Stella Oselyn sudah tau orangtua mereka cepat atau lambat akan bercerai. Begitu juga Daniel, kakaknya, yang entah kenapa sangat mengesalkan Stella karena menerima dengan pasrah akan berita itu. Sakit hati dan tersendiri, Stella tidak mau memilih antara ayah dan ibunya. Stella benci pada mereka. Itulah alasan kenapa Stella lebih memilih pergi dari rumah orangtuanya dan tinggal bersama bibi Mala, adik ibunya, yang mempunyai anak super menyebalkan bernama Satya. Stella Oselyn sangat yakin tidak ada yang mampu memperbaiki hari kelabunya. Bahkan Gean, sahabatnya. Tapi Stella sepertinya salah.