SarasSalsabila
- Reads 283
- Votes 48
- Parts 10
"Bochil" panggilnya di ramainya taman kota ini, siapa lagi kalau bukan Alfian.
"Apaan egrang!"
"Gue mau nanya sama lu"
Jujur kenapa hati ini dag dig dug dag dig dug ada getaran getaran yang membahana
"Apaan?"
"Kita tuh sebenarnya apa sih?"
Nah kan, hati ku tak pernah salah dia bergetar pas waktunya,
"Maksudnya?"
"Gini" dia memegang pipiku untuk menatap wajahnya
"Tiap hari kita berdua, dikata pacar kita nggak ada ikatan dikata cuma sahabat kita lebih dari itu"
"Terus makstnya?"
"Emang lu nggak mau minta kepastian gitu? Sama gue? Apa nggak ada rasa ya lu?"
"Gue pernah berpikir seperti itu..mm tapi gue nggak mau sakit hati lagi karena status yang disebut pacaran"
"Tapi gue cemburu lihat lu sama orang lain sedangkan gue nggak berhak ngelarang.Apa nggk ada ksempatan?"dia memelas? Memelas gaess!
Tanpa berpikir panjang jujur aja deh gue lebih baik
"Komitmen!"
"Komitmen?"
"Kita buat komitmen! Iya egrang kita buat komitmen!"
Komitmen itu perlu! Tak usah memikirkan apa ikatan kita sekarang .Setidaknya ada komitmen yang mengikat kita.Masalah kita bersatu atau tidak itu masalah belakang, yang penting kita sudah berjuang!~ SALSABILA
Sstttss! Cerita nyata jadi resapi ok😉🤗
JADI JANGAN COPAS!! INGET DOSA👌😙