sofiefortuna
- Reads 12,610
- Votes 1,150
- Parts 37
Cinta itu mestinya sederhana. Aku mencintaimu dan seharusnya kamu pun begitu. Atau paling tidak, aku mencintaimu sedangkan kamu tidak memilihku. Menyedihkan tapi setidaknya semuanya selesai. Sesederhana itu.
Namun, kamu membuatnya menjadi rumit dengan memintaku menjalani sebuah hubungan, seolah aku memang menjadi yang kamu inginkan, padahal kamu hanya tak ingin reputasimu berantakan.
Aku diminta bertahan, pada sebuah hubungan yang sebenarnya tidak pernah kamu inginkan.
Aku lelah, dan aku ingin menyerah.
Lalu, seseorang datang mengulurkan tangannya. Membisikkan bahwa aku terlalu berharga, untuk lelaki yang bahkan memang tak pernah menganggapku ada.
Ia mengajariku bahwa dunia memang lebih indah saat kita menjalaninya bersama orang yang juga mencintai kita.
Sampai kebenaran itu datang, menghancurkanku, menjadi bagian yang tidak bisa lagi dijamah kebahagiaan.
Apa yang mesti kulakukan? Memulai semuanya kembali dengan ia yang pernah menyakitiku lalu menyesalinya? Atau terus menggeluti ia yang bahkan semesta saja tak merestuinya?
Ditulis, 2 Mei 2018.
Tertanda, Sofie Fortuna.