kantongsampah02's Reading List
4 stories
Strange Grief Wants to Retire (Bahasa Indonesia) by Falazo
Falazo
  • WpView
    Reads 2,677
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 200
Alternative names: Nageki no Bourei wa Intai Shitai. Let This Grieving Soul Retire. Arwah Berduka Yang Ingin Pensiun Translated to ID (Indonesia) Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia Berisi Arc 1-5 (bagian akhir) dari Web Novelnya Catatan : Terjemahan dilakukan dengan cepat karena mengejar animenya, jadi penulisan nama dan tempat beberapa masih dibiarkan seperti hasil terjemahan bahasa inggrisnya.
Strange Grief Wants to Retire 2 (Bahasa Indonesia) by Falazo
Falazo
  • WpView
    Reads 2,429
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 189
Alternative names: Nageki no Bourei wa Intai Shitai. Let This Grieving Soul Retire. Arwah Berduka Yang Ingin Pensiun Translated to ID (Indonesia) Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia Berisi lanjutan dari cerita sebelumnya yang berakhir di chapter/bab 196 atau Arc 5 bagian akhir dari Web Novelnya
Benteng Iman Pelintas Zaman (On Going)  by shakahazali
shakahazali
  • WpView
    Reads 492
  • WpVote
    Votes 208
  • WpPart
    Parts 16
Bagaimana jadinya jika seorang santri tulen dari tahun 1930 tiba-tiba terlempar ke belantara Jakarta tahun 2026? Ahmad tidak tahu apa itu smartphone, bahkan mengira televisi adalah sihir yang menakutkan. Namun, sekali suaranya melantunkan ayat suci Al-Qur'an, seisi sekolah modern itu dibuat bungkam takjub. ​Sayangnya, pesona sang santri abad lampau justru menyulut dendam Nabila, si gadis populer yang rela melakukan fitnah keji demi sebuah gengsi. Ahmad diculik dan disekap. Namun, yang tidak Nabila tahu, ego-nya telah membuka gerbang bahaya mistis dari masa lalu yang mengincar nyawa mereka berdua! ​Akankah keteguhan iman Ahmad mampu meruntuhkan kerasnya hati gadis modern itu sekaligus mengalahkan sekutu iblis? Dan... siapa sebenarnya sosok nenek tua misterius yang mengenali kode rahasia Ahmad dari seabad lalu? (Jadwal Upload : Kamis & Minggu) ⚠️ PERINGATAN HAK CIPTA & ORISINALITAS ⚠️ Cerita ini merupakan karya asli dan orisinil dari penulis. Seluruh plot, karakter, dialog, dan ide cerita dilindungi oleh undang-undang hak cipta. DILARANG KERAS melakukan plagiat, meniru, menyalin, mendistribusikan ulang, atau mengalihwahyukan sebagian atau seluruh isi naskah ini tanpa izin tertulis dari penulis. Mari saling menghargai kreativitas dan kerja keras dengan menjadi pembaca serta penulis yang bijak!
Once Upon a Time (Dahulu Kala) by Dheyamela
Dheyamela
  • WpView
    Reads 4,245,140
  • WpVote
    Votes 370,299
  • WpPart
    Parts 68
[COMPLETE, TERSEDIA DI GRAMEDIA, SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS]Dongeng memiliki sisi gelap, terutama bagi mereka yang tak suka akhir bahagia. Mereka membuat dongeng sendiri. Namanya Gleen Warren Rajendra. Tampan, jenius, introvert, cold, namun begitu menarik dan berkharisma--ciri-ciri terkuat seorang psikopat. Satu fakta tentang dirinya, 3 tahun lalu ia sempat menyicipi tinggal di rumah sakit jiwa. Lalu ada Angkasa Raya, ketua osis yang pintar, tampan, lemah lembut, dan ramah--senior most wanted sekolah. Ditemukan tewas bersimbah darah di toilet tepat setelah Gleen masuk sekolah di hari pertama. Gleen termasuk dalam daftar orang yang dicurigai, namun Gleen dibebaskan dari tuduhan akibat tidak ada bukti yang kuat. Ciri-ciri kematian Angkasa Raya. Mati dengan mata terjahit dan jempol kanannya juga dijahit dengan bunga gardenia putih. Kepalanya berdarah, diduga dibenturkan ke westafel toilet. Sepucuk surat ditulis pembunuh. Surat yang mengarah pada sebuah dongeng--clue sang pembunuh. Lily Cattleya Gardenia, perempuan biasa--sebenarnya luar biasa--yang dunianya jungkir balik ketika tak sengaja takdir mendekatkan dirinya dengan Gleen. Leya menaruh kecurigaan besar pada Gleen--sang pecinta dongeng. Akankah Leya berhasil mengungkap identitas sang pembunuh? 17+. Campuran antara unsur teenfict, mystery, thriller, mengandung unsur kekerasan. Jadi bijaklah sebelum membaca :) Ditulis 6 Juni '17 Selesai 19 Mei '18 Don't copy my story please Stop plagiarism, be original!! Rank 1 : 14 Februari '18