Daftar bacaan anakdaro
2 stories
Hijrah Cinta Aisyah (Selesai) by RirinPutriAbdullah
RirinPutriAbdullah
  • WpView
    Reads 61,321
  • WpVote
    Votes 1,976
  • WpPart
    Parts 15
Kisah ini bercerita tentang sosok Aisyah. Gadis manis perpaduan Minang dan Sunda, beralis mata lentik, hidung mancung dan fisik yang sempurna. Tak muluk-muluk cita-citanya, ia ingin menikah. Pernikahan yang dinanti sudah benar-benar dekat, sayang takdir menginginkan lain. Ia gagal menikah tepat 3 minggu sebelum hari H. Allah menyayangi Aisyah, benar-benar sayang padanya. Allah tunjukan sifat asli calon suaminya yang sebelumnya ia anggap sempurna itu sebelum ijab sah. Aisyah kecewa, sedih dan marah. Ia menumpahkan air matanya memohon belas kasih Allah semata. Pertemuannya dengan seorang teman SD bisa dibilang adalah awal hijrahnya, meski bisa dibilang awalnya ia hijrah dengan niat yang salah, namus seiring berjalannya waktu Allah yang menuntun hatinya untuk kembali bersih. Aisyah selalu bersikap tegas terhadap laki-laki. Ia tak pernah mau hanya berduaan dengan mereka. Aisyah sadar bahwa sekuntum bunga mawar indah yang sedang merekah, setelah dipetik maka akan sangat cepat layunya. Dan setelah itu ia tak akan mungkin bisa kembali segar meski sudah disiram dengan air zam-zam sekalipun. ALLAH mengiriminya seorang lelaki baik, tanpa proses pacaran mereka akan menikah, tapi, keperawanannya tiba2 dipertanyakan. Akankah Aisyah mampu melewatkan semuanya? Silahkan dibaca, komentar membangun dari akhi wa ukhti fillah sangat dinanti
Cinta Kedua by user39558127
user39558127
  • WpView
    Reads 3,110
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 10
Ulya mengatur nafasnya, "seharusnya Ustadz menikah dengan seorang gadis, perawan, bukan janda beranak dua seperti saya. "Usia...belum sempat Ulya menyelesaikan ucapannya, Salman sudah memotong, "Aku tahu umurmu lebih tua 12 tahun dariku. Tapi aku tidak pernah mengaggapnya sebagai penghalang." Sudah pukul 9 malam, namun ia belum ingin tidur. Ulya beranjak menuju meja makan, duduk dengan segelas teh hangat. Ulya memulai terapi untuk dirinya sendiri jika rindu pada almarhum suaminya sudah tak tertahankan. Ia pejamkan mata, lalu kenangan bersama Faisal seperti slide yang berjalan di depannya. Matanya akan terus terpejam hingga ia menyelesaikan isakannya. Beberapa saat kemudian Ulyaakan merasa lega, rindunya pada Faisal seolah-olah sudah terobati