bapakxboty
- Reads 1,539
- Votes 19
- Parts 3
Matahari baru saja naik sepenggalah di Desa Sukamulya. Udara pagi yang sejuk mulai menghangat saat Pak Harun, seorang petani tangguh berusia 47 tahun, sudah mulai mengayunkan cangkulnya di sawah. Tubuhnya yang legam terbakar matahari tampak sangat perkasa; otot-otot lengannya menonjol keras setiap kali mata cangkul menghujam tanah, sementara punggungnya yang lebar basah oleh peluh yang mengkilap. Meskipun sudah kepala empat, kegagahan Harun tidak pudar, justru semakin terpahat oleh kerja keras bertahun-tahun di ladang.
Di rumah panggung sederhana mereka, Neti (45 tahun), sang istri yang setia, sibuk menyiapkan sarapan. Sementara itu, putra tunggal mereka, Rizal (18 tahun), baru saja keluar dari kamar mandi. Rizal adalah kontras dari bapaknya. Meski sudah kelas 3 SMA, badannya tetap mungil dan berkulit bersih, namun memiliki lekuk tubuh yang montok dan berisi di bagian-bagian tertentu, membuatnya sering menjadi pusat perhatian diam-diam di sekolahnya.