theptreal
- Reads 3,588
- Votes 267
- Parts 9
Kehilangan membuat hidup Yosha berhenti di satu titik.
Pindah ke sebuah desa yang asing, jauh dari semua yang pernah ia kenal, bukanlah pilihan-melainkan sesuatu yang harus ia jalani. Di tempat yang terlalu sunyi itu, ia hanya ingin bertahan... tanpa benar-benar berharap apa pun.
Sampai ia bertemu Zayyan.
Seorang laki-laki yang dikenal semua orang karena kebaikannya. Ramah, lembut, dan selalu terlihat tahu arah hidupnya. Berbeda jauh dari Yosha yang masih tersesat dalam kehilangan, Zayyan adalah seseorang yang tampak utuh-setidaknya dari luar.
Awalnya, mereka hanya dua orang yang kebetulan bertemu.
Lalu menjadi teman.
Lalu... sesuatu yang tidak pernah mereka rencanakan.
Di antara tawa sederhana, sore di tepi sungai, dan doa-doa yang dilantunkan dalam diam, tumbuh perasaan yang tidak seharusnya ada. Perasaan yang tidak pernah diajarkan bagaimana cara menjalaninya.
Karena di dunia mereka, ada batas yang tidak bisa dilewati.
Ada aturan yang tidak bisa dilanggar.
Dan ada keyakinan yang tidak bisa diabaikan.
Semakin mereka mencoba bertahan, semakin dalam mereka tenggelam.
Sampai pada satu titik... ketika cinta bukan lagi tentang bersama, tapi tentang apa yang harus dikorbankan. Tentang siapa yang harus ditinggalkan. Dan tentang luka yang tidak pernah benar-benar sembuh.
Ini bukan cerita tentang dua orang yang jatuh cinta.
Ini adalah cerita tentang dua orang yang... tidak seharusnya saling mencintai.
"Karena tidak semua cinta diciptakan untuk memiliki-beberapa hanya untuk diuji... lalu dilepaskan."