AkoeIftah's Reading List
81 stories
BERTEMU DENGANMU  by Suryatijohap
Suryatijohap
  • WpView
    Reads 9,212
  • WpVote
    Votes 1,195
  • WpPart
    Parts 25
Ini adalah cerita Terjemahan .. selamat menikmati ya guyssss.
Cintaku Mentok di Bulu Serigala by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 2,458
  • WpVote
    Votes 582
  • WpPart
    Parts 21
Namaku Jennie Kim. Aku cantik, aku mahal, dan ya-aku punya selera darah yang sangat spesifik. Hidup sebagai vampir selama ratusan tahun seharusnya membuatku tenang, tapi semuanya hancur sejak aku jatuh cinta pada Kim Jisoo. Masalahnya bukan karena dia seorang Werewolf (serigala bau matahari yang kerjanya cuma bikin kotor karpet apartemenku), tapi karena dia adalah makhluk paling keras kepala yang pernah ada. Hubungan kami adalah definisi dari "benci tapi cinta." Kami bisa berciuman dengan panas di satu detik, lalu saling mencakar di detik berikutnya hanya karena masalah sepele-seperti siapa yang menghabiskan stok daging di kulkas atau kenapa dia selalu meninggalkan bulu serigalanya di sofa velvet kesayanganku. Konflik Utama Debat kami malam ini sudah mencapai puncaknya. Suara teriakan kami bergema di seluruh mansion, membuat Irene dan Seulgi-pasangan paling waras di lingkaran kami-akhirnya kehilangan kesabaran. Irene: "Cukup! Telingaku mau pecah. Kalau kalian tidak bisa berhenti bertengkar, mending putus saja!" Seulgi: "Irene benar. Jennie, kau pacaran saja sama Lisa. Dia vampir juga, kalian serasi, dan dia tidak akan menggigitmu dengan taring serigala. Dan Jisoo, kau sama Rosé saja, dia serigala yang manis, tidak emosian seperti Jennie" Aku menatap Jisoo dengan mata merah menyala saat dia mengangkat bahu dan berkata, "Boleh juga ide Irene." Rasanya aku ingin merobek lehernya saat itu juga. Dia pikir dia bisa berpaling ke serigala pirang itu setelah semua yang kami lalui? Setelah semua tanda kepemilikan yang aku tinggalkan di tubuhnya? Aku tidak peduli seberapa sering kami bertengkar sampai hampir merobohkan gedung. Aku tidak butuh Lisa yang tenang atau siapapun. Aku hanya butuh Jisoo-si serigala menyebalkan yang tahu persis bagaimana cara menjinakkan insting vampirku di tempat tidur, meskipun di luar itu kami seperti kucing dan anjing.
Girls' Day Out by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 744
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 15
Gue nggak pernah nyangka kalau bau kaporit dan hawa lembap di aquatic center bisa bikin hidup gue berubah 180 derajat. Hari itu, gue sebenernya males banget diajak Kai. Ya lo tau lah, tipikal cowok, dia semangat banget pengen nonton pertandingan renang cewek. Alesannya sih mau kasih dukungan sesama atlet, tapi gue tau mata dia pasti jelalatan nyari pemandangan "seger". Gue cuma bisa muter bola mata pasrah sambil duduk di samping dia yang heboh sendiri. Sampai akhirnya, pengumuman nama atlet di starting block bunyi. "Tuh, Jen! Itu Kim Jisoo. Jagoan kita, cantik banget kan?" Kai nyenggol lengan gue. Gue nengok ke arah kolam. Di sana, ada satu cewek yang lagi benerin kacamata renangnya. Rambutnya ketutup swim cap, tapi auranya... gila. Dia kelihatan tenang banget di tengah teriakan penonton. Pas dia naik ke balok start dan mulai nunduk siap-siap meluncur, jantung gue tiba-tiba deg-degan parah. Pas dia meluncur ke air, gue ngerasa kayak ikut keseret masuk ke dunianya dia. Gue tau siapa dia. Kim Jisoo, atlet renang kebanggaan Korea Selatan yang pacarnya itu si Ahn Bo-hyun, atlet lari yang badan gedenya minta ampun. Gue sering liat foto mereka di portal berita. Pertemuan di Cafe Semesta emang suka bercanda. Ternyata Kai sama Bo-hyun itu temenan deket karena sering ketemu di pelatnas. Beberapa hari setelah tanding, mereka ngajak double date-atau lebih tepatnya nongkrong bareng-di sebuah cafe di daerah Gangnam. Gue dateng bareng Kai, dan pas masuk, gue langsung liat mereka berdua udah duduk di pojokan. Jisoo pake sweater kegedean, beda banget sama pas dia pake baju renang, tapi cantiknya malah makin nambah. "Kenalin, ini Jennie, cewek gue" kata Kai sambil ngerangkul bahu gue. Bo-hyun sama Kai langsung sibuk ngomongin soal jadwal latihan dan kompetisi mereka yang ngebosenin itu. Gue sama Jisoo akhirnya malah asik ngobrol sendiri. Gue tau ini salah. Dia punya Bo-hyun dan gue punya Kai. Tapi cara dia ngeliat gue... itu bukan tatapan biasa antar temen.
Cahaya Neon by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 1,951
  • WpVote
    Votes 355
  • WpPart
    Parts 19
Di balik gemerlap distrik Gangnam yang tak pernah tidur, Jennie Kim menjalani hidup dalam dua dunia. Saat matahari terbit, ia hanyalah seorang wanita biasa yang kesepian di apartemen minimalisnya. Namun saat malam tiba, ia berubah menjadi "bunga" paling dicari di sebuah Room Salon eksklusif. Ini bukan sekadar cerita tentang pesta, melainkan tentang rutinitas melelahkan, tawa yang dipaksakan, dan pencarian jati diri di balik riasan tebal dan aroma wiski mahal.
Sweetest Sin by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 3,096
  • WpVote
    Votes 777
  • WpPart
    Parts 19
Gue Jennie Kim. Hidup gue kalau dilihat dari luar mungkin kelihatan sempurna-seragam pramugari yang selalu rapi, keliling dunia, dan punya kehidupan sosial yang oke. Tapi, nggak ada yang tahu kalau setiap kali gue mendarat di Seoul, hati gue selalu berantakan. Gue punya rahasia besar yang tingginya cuma satu meter. Namanya Junho. Dia berumur lima tahun, punya mata yang mirip banget sama gue, tapi senyumnya... senyumnya itu mutlak milik "sahabat" terbaik gue, Kim Jisoo. Jisoo itu fotografer jenius di majalah high-fashion paling top di Korea. Dia keren, santai, dan selalu tahu cara bikin orang nyaman di depan lensa kameranya. Masalahnya, kita punya sejarah yang nggak seharusnya ada. Malam tahun baru enam tahun lalu-alkohol, euforia dan rasa nyaman yang salah arah-bikin kita ngelakuin kesalahan yang ngerubah hidup gue selamanya.
Checkmate (END) by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 4,453
  • WpVote
    Votes 979
  • WpPart
    Parts 43
Jennie Kim adalah definisi kesempurnaan di SMA Cheongdam. Jenius, wakil ketua OSIS yang ditakuti, dan pemilik aksen Inggris yang mematikan. Namun, di balik imejnya yang sedingin es, Jennie menyimpan obsesi selama dua tahun pada satu orang: Kim Jisoo, kapten tim basket yang punya senyum secerah matahari namun otak yang-menurut Jennie-hanya berisi bola dan keringat. Bosan bermain aman, Jennie melakukan hal gila yang menggemparkan seluruh sekolah: menembak Jisoo tepat setelah sang kapten mencetak poin kemenangan di final class meeting. Di depan ratusan pasang mata, sang "Ice Queen" menyerahkan hatinya. Namun, kejutan sebenarnya baru dimulai saat mereka hanya berdua di ruang OSIS. Ketika Jisoo memberikan jawaban "Tidak," Jennie menunjukkan sisi gelap yang tak pernah diketahui siapa pun. Bagi Jennie, kata "kalah" tidak pernah ada dalam kamus hidupnya. Jika ia tidak bisa mendapatkan Jisoo dengan cinta, maka ia akan mendapatkannya dengan ancaman. Sebuah hubungan yang dimulai dari paksaan, manipulasi, dan gertakan maut. Di ruang OSIS yang kedap suara itu, Jennie Kim resmi memulai permainan paling berbahaya: Memaksa sang bintang basket untuk jatuh cinta padanya, atau menghancurkan reputasi mereka berdua selamanya. "You won the game, Jisoo. But in this room, I'm the one who makes the rules"
My Perfect Mess (END) by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 3,394
  • WpVote
    Votes 726
  • WpPart
    Parts 42
Gue punya hidup yang kalau orang lihat dari luar sih perfect banget. Istri gue, Lalisa Manoban, itu definisi wife material-cakep, tajir, dan sayang banget sama gue. Tapi ya namanya juga gue, si nggak bisa diam. Gue terjebak di situasi yang kalau dipikir-pikir bikin gue pengen pindah planet. Gue punya selingkuhan namanya Rosé (Rosanna Park). Dia itu pelarian gue kalau lagi bosen sama rutinitas rumah tangga. Orangnya manja, clingy dan bikin adrenalin gue naik tiap kali kita hampir ketahuan Lisa. Tapi masalahnya nggak berhenti di situ. Gue juga punya pacar-iya, pacar resmi di hati gue-namanya Kim Jisoo. Jisoo itu tempat gue curhat, tempat gue ngerasa dimengerti, dan satu-satunya orang yang tahu kalau gue ini sebenarnya red flag berjalan. Plot Twist-nya? Gue harus pinter-pinter bagi waktu antara: Makan malam romantis (dan ngebosenin) bareng Lisa. Staycation rahasia penuh drama bareng Rosé. Deep talk sambil main game bareng Jisoo. Gue tahu gue serakah, tapi gimana dong? Lisa itu rumah, Rosé itu hiburan, dan Jisoo itu belahan jiwa. Komedi dimulai pas jadwal mereka bertiga bentrok di hari yang sama, dan gue harus muter otak biar nggak berakhir jadi gelandangan karena dicerai Lisa. Satu hal yang gue pelajari: Selingkuh itu butuh stamina fisik dan mental yang kuat, guys.
Blind Date: Pelangi buat Jennie by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 2,216
  • WpVote
    Votes 479
  • WpPart
    Parts 15
Gue Jennie. Rekor jomblo gue udah masuk tahun kelima, dan sejujurnya gue fine-fine aja temenan sama drakor dan stok ramyeon di apartemen. Tapi masalahnya, gue punya sahabat sejenis Irene Bae yang rewelnya ngalahin emak-emak komplek. Irene itu "belok". Dia pacaran sama cewek, dan menurut dia, dunia pelangi itu jauh lebih damai. Puncaknya, pagi ini dia gebrak meja kerja gue sambil nyodorin kartu nama kafe mewah. "Jen, lo harus ikut kencan buta. Gue nggak mau denger penolakan!" "Males, Ren. Paling ngetemnya sama cowok-cowok yang ujung-ujungnya nanya 'udah makan belum' doang" bales gue males. Irene senyum licik. "Siapa bilang ini sama cowok? Lo bakal kencan sama cewek. Biar aman, Jen! Nggak bakal ada drama hamil, lebih peka, dan lo bisa pinjem-pinjeman lipstik. Percaya sama gue, sesama cewek itu lebih ngertiin!" Gila. Sahabat gue emang udah nggak ketolong gilanya. Tapi di sinilah gue sekarang. Duduk manis di pojok kafe dengan dress yang dipaksa Irene, nungguin sosok yang katanya bakal bikin gue "tobat" jadi jomblo. Sampe akhirnya, seorang cewek jalan ke arah meja gue. Visualnya? Damage-nya nggak ngotak. Dia senyum, dan tiba-tiba jantung gue yang udah mati suri lima tahun ini berasa lagi simulasi lari maraton. "Jennie, ya? Kenalin, gue Jisoo. Kata Irene, lo lagi butuh pawang yang nggak bikin ribet?" Sialan. Irene bener. Kayaknya gue emang nggak butuh cowok kalau lawannya se-spek Kim Jisoo begini.
Gosip Jadi Nasib by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 9,574
  • WpVote
    Votes 1,237
  • WpPart
    Parts 39
Kenalin, nama gue Jennie Kim. Cantik? Banget. Seksi? Jangan ditanya, baju yang gue pake malam ini harganya bisa buat cicil apartemen di Gangnam. Pekerjaan? Pengangguran elit. Gue anak tunggal kaya raya yang ditinggalin warisan segunung sama bokap gue (istirahat dengan tenang ya, Pa, duitnya aman di tangan Jennie). Tugas gue tiap hari cuma bingung mau habisin duit ke mana. Dan malam ini, gue milih buat healing di salah satu diskotik paling hype di Seoul. Gue lagi asik goyang tipis-tipis sambil megang gelas martini, ngerasa jadi primadona ruangan, sampai tiba-tiba... gue mencium bau bencana. "JENNIE-YAAAAA! JENNIE KIM! MY LOVE! MY SWEETHEART!" Suara cempreng itu. Suara yang bikin trauma masa SMA gue balik lagi dalam sedetik. Gue nengok pelan-pelan, dan bener aja... di sana, di antara kerumunan orang joget, ada sesosok makhluk titisan drakula mesum: Kim Jisoo. Buat yang gak tau, Jisoo ini alasan kenapa masa SMA gue suram. Gara-gara dia hobi nempelin gue, meluk-meluk gue di depan kelas, sampe pernah teriak "Jennie, semalem kamu hot banget!" (padahal kita cuma belajar bareng!), satu sekolah gosipin gue lesbian. Gara-gara dia, gue gagal jadian sama Kak Kai, crush idaman gue waktu itu. Kak Kai langsung kabur pas liat Jisoo nyium pipi gue di lapangan basket. Sialan emang. Dan sekarang? Dia lari ke arah gue sambil ngebuka kancing kemeja atasnya. Matanya udah keliatan chaos banget. "Gue tau itu lo dari bentuk bahunya doang, Jen! Gila, makin montok aja lo!" teriak Jisoo tanpa malu, langsung ngerangkul pinggang gue kenceng banget. "Jisoo! Lepasin! Lo ngapain di sini, hah?!" gue berusaha berontak, tapi tenaga nih anak kayak kuda. "Gue? Gue lagi nyari mangsa, eh malah nemu berlian," dia nyengir nakal, mukanya dideketin ke leher gue. "Wangi banget sih lo. Masih jomblo kan? Pasti gara-gara masih kepikiran 'servis' gue waktu SMA ya?" "Servis pala lo peyang! Kita gak ngapa-ngapain ya dulu!" gue teriak di kupingnya.
Jisoo, Say Something! by leecauple
leecauple
  • WpView
    Reads 1,563
  • WpVote
    Votes 265
  • WpPart
    Parts 8
Jennie Kim adalah definisi kesempurnaan di Rumah Sakit Pusat Seoul. Sebagai dokter spesialis bedah saraf muda yang sedang naik daun, hidupnya diatur dengan presisi medis. Baginya, pernikahan adalah gangguan, dan perjodohan adalah sebuah penghinaan terhadap logikanya. Ketika orang tuanya mengumumkan bahwa ia harus menikah dengan Kim Jisoo, Jennie merasa dunianya runtuh. Di mata Jennie, Jisoo adalah bencana. Jisoo hanyalah seorang dokter residen di bagian pediatrik yang penampilannya terlalu sederhana-kacamata tebal, senyum yang terlalu lebar, dan sifat yang terlalu pasif. Jennie menyebutnya "si culun yang tidak punya pendirian" Konflik Utama: Jennie melakukan segala cara untuk membatalkan perjodohan ini. Ia memprotes keras, memberontak, bahkan mempermalukan Jisoo di depan keluarga besar agar Jisoo menyerah. Namun, yang membuat Jennie semakin geram adalah reaksi Jisoo. Alih-alih membela diri atau ikut menolak, Jisoo justru diam dan menerima. Ia menjalani semua proses perjodohan dengan ketenangan yang menjengkelkan. Bagi Jennie, diamnya Jisoo adalah tanda kelemahan, tanpa ia sadari bahwa di balik kacamata tebal dan sifat pendiam itu, Jisoo menyimpan alasan yang jauh lebih dalam mengapa ia memilih untuk bertahan. "Pernikahan ini adalah kesalahan medis terbesar dalam hidupku, Jisoo. Dan kau? Kau hanyalah parasit yang tidak berani berkata 'tidak'." - Jennie Kim