papiertosmine
"Penyihir? Omong kosong!"
"Di zaman modern seperti ini, mustahil ada yang namanya penyihir. Mereka mitos."
Inilah kata-kata yang selalu diucapkan oleh seorang Dean Marcelion, seorang pria berumur dua puluh empat tahun. Ia sempat mempercayai tentang penyihir ketika masih seorang remaja tanggung, tapi semuanya musnah setelah panggilan itu datang. Seorang Dean tidak akan pernah menyukai dan akan terus membenci segala sesuatu yang berhubungan dengan penyihir, itulah pikirannya sekarang. Namun di sisi lain, ia tidak pernah menyangka apa takdirnya yang sesungguhnya.
"Percayalah, penyihir bukanlah mitos karena cerita turun-temurun itu. Aku nyata, aku seorang penyihir."
Perkataan singkat yang akan mengubah takdir Dean dan kebenciannya terhadap penyihir.