RiskaSayonk
- Reads 308,780
- Votes 18,869
- Parts 32
Aurora menyeringai, "Kakak maafkan aku. Aku tidak bermaksud menyakiti mu. Selama ini kami saling mencintai. Karena kamu memaksa, akhirnya Jake menikahi mu. Jadi aku mengambil yang sudah menjadi hak ku."
"Apa maksud mu? Jake suami ku," ucap Caroline dengan nada menekan. Air matanya sudah mengalir, entah semenjak kapan. Ia tidak tau. Sakitnya seperti tercabik-cabik.
Tommy tertawa dan melangkah ke arah Caroline. "Jake suami mu." Sekali lagi ia mengulang ucapan Caroline. Ia mendekatkan mulutnya ke telinga Caroline. "Apa selama ini kau menikmati pelayanan ku?"
...
"Milik mu terlalu besar Jake dan milik Tommy terlalu kecil. Kalian berdua tidak bisa memuaskan ku di ranjang," ucap Caroline dengan nada mengejek.
Caroline mendapatkan kenyataan pahit setelah tau sebuah kebenaran. Ia hanya dijadikan alat pemuas di atas ranjang. Suaminya, Jake Willowind menjadikannya alat balas dendam. Demi teman masa kecilnya, Aurora sekaligus adik tirinya. Suaminya dengan tega membuatnya menjadi istri bodoh. Di tertawakan bahkan di jadikan taruhan. Lebih bodohnya lagi, selama ini suaminya memiliki adik kembar, Tommy Willowind yang juga memainkan drama menjadi suaminya dan dengan mudahnya ia tertipu.
Rasa malu dan sakit hati membuat Caroline bunuh diri dan dia kembali ke masa lalu. Akankan Caroline mempertahankan cintanya atau memilih pergi dengan anak yang di kandungnya?