Baca!
4 stories
BARISAN KERANDA MERAH by AhmadDanielo
AhmadDanielo
  • WpView
    Reads 1,753,191
  • WpVote
    Votes 174,069
  • WpPart
    Parts 74
Lima tahun berlalu setelah tragedi Polong Mayit. Pertumpahan darah menyisakan bangkai yang harus mereka timbun untuk menutup bau busuknya. Adalah Desa Leduk, sebuah desa di daerah pesisir yang merupakan Desa dengan pemakaman terbesar. Namun tanah desa terlalu banyak menelan mayat. Hingga tiba saatnya bumi Leduk memuntahkan isinya. Semua yang ada dibalik batu nisan, terlunta-lunta di jalanan desa. Berbaris rapi seperti sebuah karnaval, karnaval ghaib dari barisan keranda merah.
KOST SEGREK by Tukangsapujalan
Tukangsapujalan
  • WpView
    Reads 2,312,907
  • WpVote
    Votes 120,533
  • WpPart
    Parts 77
(SERIAL KE DUA DARI BADJINGAN) Cerita ini hanya untuk usia 21++ Di sini banyak penggunaan kata-kata kotor dan adegan sadis/vulgar. Mohon kedewasaannya dan kebijakannya dalam menyikapi setiap chapter yang di publish. Bagi kalian yang fanatik dengan hal yang berbau agama atau kaum bertatakrama sopan santun harap segerah tinggalkan cerita ini. Karena dapat menyebabkan penyakit otak, hati, gangguan kehamilan dan janin. Peace!! 🤪
BADJINGAN by Tukangsapujalan
Tukangsapujalan
  • WpView
    Reads 3,686,140
  • WpVote
    Votes 212,755
  • WpPart
    Parts 81
Sebuah cerita pelajar STM yang tidak sengaja masuk ke dalam Tradisi Basis (Barisan Siswa) di pinggiran Ibu kota. Hingga akhirnya terjebak dalam lingkaran "musuh warisan" yang di tinggalkan oleh senior-seniornya. Dalam perjalanan menjadi anak Basis, pemuda ini banyak melalui peristiwa demi peristiwa bersama sahabat-sahabatnya. Darah dan Air Mata selalu mengiringi langkah kecil mereka. Hingga mereka mendapat julukan BADJINGAN yang di berikan oleh sebagian kalangan masyarakat Ibu Kota. Di dalam pergaulan Basis pemuda itu menemukan Jati Diri, Cinta, dan Arti Dari Persahabatan.
EKSEKUSI TAPAL KUDA by AhmadDanielo
AhmadDanielo
  • WpView
    Reads 1,581,590
  • WpVote
    Votes 149,033
  • WpPart
    Parts 75
Banyusirih mengalami tahun-tahun terburuk sepanjang sejarah. Hampir setiap hari ada mayat yang mereka kuburkan, dan jumlahnya tidak sedikit. Belum lagi, adanya gangguan ghaib berupa santet dan kunjungan tengah malam dari arwah korban yang gentayangan. Segala peristiwa itu menghantui Bumi Tapal Kuda dan dikenal dengan istilah'Tragedi 1998' Buku ketiga dari Timur Trilogi. Sekaligus jadi cerita pamungkas.