sunnyrin
Dunia di sekitarku bergerak dalam saturasi warna yang terlalu terang, terlalu berisik, dan terlalu menuntut. Namun, bagiku, segalanya terasa seolah terbungkus lapisan plastik mika yang tebal. Namun Sebuah pertemuan tak sengaja di koridor rumah sakit yang remang, di mana Zora dipertemukan dengan Samudra Veo Nalendra secara tidak sengaja. Zora tidak percaya pada kebetulan, namun ia percaya bahwa dunia bekerja seperti mesin jam raksasa. Jika dua gerigi bertemu, itu bukan karena mereka sedang beruntung, melainkan karena setiap gerigi memang dirancang untuk bersentuhan pada detik yang tepat. Pertemuan-pertemuan "tak sengaja" hari ini hanyalah serangkaian dorongan halus yang sedang menggiringnya ke sebuah muara yang sama.
Pria itu dipertemukan oleh detik yang salah, di tempat yang tidak pernah mereka rencanakan. Namun, di antara sisa-sisa napas yang memburu dan tatapan yang saling mengunci, dunia seolah sedang melakukan anestesi masal. Waktu mendadak kebas, dan hanya ada detak jantung mereka yang saling bersahutan seperti dua sandi morse yang mencoba saling menerjemahkan luka.
Akan kah pertemuan itu menjadi awal kehidupan zora althea berubah?