mahardikawira
Di ambang pintu perpisahan sekolah, Wira Raditya Mahesa berdiri dengan napas terengah-engah, menunggu momen yang menentukan untuk mengungkapkan cinta yang telah membara dalam hatinya selama bertahun-tahun.
Nirmala Indah Puspita, dengan kecantikan yang mempesona dan senyum yang membutakan, tidak pernah menyadari betapa dalamnya cinta Wira padanya. Ketika akhirnya Wira memberanikan diri untuk berbicara, kata-kata yang keluar dari bibirnya seperti badai yang tak terkendali.
Apakah cinta Wira akan pernah terbalas?