Nisza24's Reading List
14 stories
Hospital In Love [ END ] by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 241,986
  • WpVote
    Votes 19,485
  • WpPart
    Parts 14
Bagaimana menggambarkan sosoknya? Euhm... Menyebalkan? Bagi sebagian orang atau bahkan semua orang yang bekerja di Geongbok Hospital, dia adalah sosok yang sangat menyebalkan. Kenapa? Dia suka marah, suka teriak bahkan tanpa memperdulikan tempat. Wajahnya tampan tapi pelit sekali soal senyuman. Pun demikian, dia orang yang sangat kompeten dalam bidangnya. Dia, dokter utama di divisi bedah jantung.
[ END ] A story about my son and him by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 45,847
  • WpVote
    Votes 6,228
  • WpPart
    Parts 14
"Pernahkah Eomma tak menuruti apa yang kau inginkan Jaehyunie?" "Eomma!" "Eomma kecewa, teramat sangat kecewa. Tapi... hhhh... eomma tak akan menyalahkanmu. Apa yang terjadi padamu semua karena salah..." "Aku yang salah eomma. Bukan eomma... hiks... hiks... Eomma...!" Tubuh kecil itu kini sudah memeluk erat tubuh Baekhyun, menangis keras diceruk leher perempuan yang sudah melahirkannya itu. Bukan, bukan yang seperti ini yang diinginkan dari sikap yang diambil ibunya. Dia berharap ibunya memarahinya atau bahkan mungkin memukulnya seperti kebanyakan orangtua diluar sana, yang ketika anaknya melakukan kesalahan maka mereka tak segan melayangkan pukulan. Sangat berbeda dengannya tentu saja. Ketika dia melakukan sebuah kesalahan, entah itu besar atau kecil, maka ibunya hanya akan menangis dan menyalahkan dirinya sendiri. Bukan menyalahkan dia yang adalah pelaku kesalahan itu. Jaehyun bukan tak menyadari perbuatannya, dia tahu dan dia sadar tindakannya memukul temannya adalah salah. Tapi dia tak bisa tinggal diam ketika temannya mengolok-olok dia, dia punya ayah meski ayahnya tak lagi bersama dengannya. Jadi jangan salahkan dia kalau pada akhirnya temannya itu berakhir di rumah sakit. "Baek-ah! Aku rasa kau perlu bicara dengan Junmyeon oppa." lirih Kyungsoo, tunangan Kim Jongin itu terlihat ragu mengemukakan pendapatnya. "Tak perlu Kyungie-a." sahut Baekhyunlemah, dapat dirasakannya pelukan Jaehyun semakin erat di lehernya. "Dia ayah Jaehyun, dia seharusnya juga ikut bertanggungjawab atas semua tindakan Jaehyun. Dia harus tahu putranya tumbuh seperti apa?" "Seperti apa? Jaehyun anak yang baik Kyungie-ah!" nada suara Baekhyun meninggi tanpa disangka-sangka. "Anak yang baik tak mungkin menciderai temannya!" "Do Kyungsoo!"
Sweet Revenge by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 79,112
  • WpVote
    Votes 9,507
  • WpPart
    Parts 13
Dunia Baekhyun jungkir balik setelah kejadian malam itu. Dia seorang manager Pemasaran di sebuah perusahaan Fashion yang cukup besar dinegaranya itu. Pekerjaannya sangat rapi dan juga teliti. Dan karena hal itu, pemilik perusahaan itu sangat menyukainya. Apapun tentang rencana yang akan menguntungkan perusahaan, semua keputusan seakan ada pada Baekhyun. Namun, hal itu justru menjadi boomerang dalam hidupnya. Apa yang dia lakukan, mendatangkan masalah dari anak pemilik perusahaan itu. Perdebatan yang sering terjadi diantara keduanya, membuat anak pemilik perusahaan itu berniat jahat atas dirinya. Keinginan itu terjadi di satu malam. Baekhyun tak berdaya melawan karena tenaganya jelas beda dengan pria itu. Dia terdiam dengan lelehan air mata yang terus mengalir deras saat pria itu memuaskan nafsunya. Sakit hati, sudah tentu. Masa depan yang dia rencanakan dengan sangat rapi, seakan berhenti. Dia tidak tahu lagi, bagaimana nanti takdir memainkannya setelah peristiwa itu.
(End) My Punishment by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 149,906
  • WpVote
    Votes 9,908
  • WpPart
    Parts 7
"Daddy" Chanyeol menatap bocah empat tahun yang menatapnya dengan mata berbinar itu. Lelahnya luruh seiring dengan rentangan tangan kecil itu di hadapannya. Dia tak punya pilihan lain selain membalas tatapan itu dengan sebuah senyuman. Tak menunggu lama, tubuh gempal itu sudah terayun di pelukannya. Bocah itu terkekeh bahagia dalam rangkulan pria tinggi berambut ikal itu. "Jaehyunie!" "Eomma! Daddy datang!" seru bocah itu dalam dekapan Chanyeol. Perempuan yang di panggil 'eomma' oleh bocah itu, hanya menatap Chanyeol sekilas lalu kembali masuk ke dalam rumahnya. "Eomma sudah masak enak. Ayo masuk daddy!" "Ehm. Daddy tanya, Jaehyunie tidak merepotkan eomma selama daddy pergi?" "Tidak. Jaehyunie jadi anak yang baik." "Bagus. Daddy bangga pada jagoan daddy ini." "Daddy!" "Oleh-oleh." "Aigoooo! Daddy membawakan figur deadpool untukmu. Kau pasti menyukainya." "Jaehyunie ayo masuk!" "Daddy! Eomma memanggil!" bocah berambut jamur itu mengerjap lucu. Chanyeol tersenyum dan membawa anak itu masuk ke dalam rumah. "Nasi goreng kimchi. Yeaaayyyy!" pekik Jaehyun dari pelukan Chanyeol. Pria itu mendudukkan Jaehyun di kursi khusus untuknya, lalu dia duduk di samping jagoan kecilnya. "Daddy juga menyukai nasi goreng kimchi buatan eomma?" "Ehm. Tentu saja." Chanyeol melirik ibu Jaehyun. Perempuan yang sudah lebih dari empat tahun itu tak pernah merubah ekspresi wajahnya bila berhadapan dengannya. Dingin dan tak acuh. "Eomma tidak menyiapkan sarapan untuk daddy?" Tanya si kecil Jaehyun. Si ibu langsung berdiri dari duduknya, dan kembali dengan sepiring nasi goreng kimchi. "Ck...ck... Eomma lagi-lagi tak membuatkan daddy telur mata sapi. Ehm." Perempuan itu mendesah pelan, lalu memotong telurnya menjadi dua dan membaginya ke piring Chanyeol. "Daddy jangan khawatir, nanti aku akan mengingatkan eomma untuk membuatkan telur yang utuh untuk daddy." Chanyeol mengusap kepala Jaehyun. Senyumnya terkembang tipis. "Selamat makan daddy!" "Ehm. Selamat makan jagoan!"
Together Forever [ END ] by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 73,726
  • WpVote
    Votes 8,028
  • WpPart
    Parts 14
Keinginan sederhana dari seorang gadis bernama Byun Baekhyun adalah Bahagia. Bagi orang lain, mungkin hal itu sangat mudah di dapat, tapi tidak dengan Baekhyun. Perjalanan hidupnya yang berliku dan menyisakan kenangan sedih, membuat kata bahagia itu mustahil bisa terwujud. Namun... Dunianya yang gelap perlahan terang saat dia bertemu dengan sosok pria yang mengenalkaan dirinya sebagai Park Chanyeol.
(END) My Secret [SUDAH DIBUKUKAN] by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 303,510
  • WpVote
    Votes 21,080
  • WpPart
    Parts 12
Malam itu terasa begitu panjang dan memilukan. Entah sudah berapa kali aku berusaha bangun dan pergi dari sana, tapi dia berdiri dari ranjang dan kembali membuatku terlentang di ranjang. Entah berapa kali dia menghujamkan miliknya ke dalam milikku, yang aku ingat hanya rasa sakit yang membuat tulangku remuk. Malam itu juga, dengan sisa tenagaku, aku meninggalkan kota yang sempat kujadikan sandaran. Aku pergi jauh, ke tempat dimana tak ada yang mengenaliku. Ku simpan semua pilu itu sendiri. Aku tak ingin membaginya dengan siapapun.
After Bad by jelilac_candy
jelilac_candy
  • WpView
    Reads 72,449
  • WpVote
    Votes 10,932
  • WpPart
    Parts 22
Setelah menjadi korban dan dilimpahkan tanggung jawab atas kesalahan yang tidak dilakukannya, Bianca dipecat secara tidak hormat. Dedikasinya selama bertahun-tahun di perusahaan yang selama ini dia yakini sebagai rumah kedua itu tercoreng, Bianca dikhianati oleh bos dan rekan-rekan kerjanya. Dia terpuruk dalam sekejap mata dan merasa tidak punya alasan lagi untuk bertahan di ibukota. Trauma itu membuatnya memilih untuk pulang ke kampung halaman sang nenek dan memutuskan untuk memulai hidup barunya di sana. Nahas, di hari pertama Bianca pindah, dia berbuat ulah dengan merusak lahan pertanian warga dan menyebabkan kerugian besar. Bianca mulai meyakini bahwa yang tersisa dari kehidupannya saat ini hanyalah kesialan. Dia pikir pindah ke kampung yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk ibukota akan membuat keadaannya membaik, tapi setelah datang ke sana, dia terus menerus tertimpa sial, terutama setelah bertemu dengan pria bernama Richard yang seringkali menunjukkan ketidaksukaannya pada gadis kota.
( End ) Sorry! by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 137,940
  • WpVote
    Votes 10,793
  • WpPart
    Parts 11
Chanyeol POV . . . Semua salahku, apa yang terjadi dengannya adalah salahku. Kalau saja hari itu aku tak memanggilnya dengan sebutan 'sayang', mungkin saat ini dia masih bahagia dengan kekasihnya. Tapi.... Satu kata itu merubah seluruh hidupnya. . . . Baekhyun POV . . . Dalam hidupku, aku tak pernah menggantungkan harapanku begitu tinggi. Sederhana, aku ingin menikah dengannya satu saat nanti. Dia yang kenal aku dari sejak kami di bangku kuliah. Dia yang tak pernah membuatku merasa tak nyaman saat berada disampingnya. Dia yang selalu mendukungku, menyayangiku dan mencintaiku. Dia.... dia dan hanya dia. Tapi.... Kejadian sore itu membuatku kehilangannya. Seseorang yang sebelumnya tak pernah ku kenal, merusak semuanya. Aku membencinya. . . . Junmyeon POV . . . Aku terluka, dia yang kupercayai akan menjadi bagian masa depanku, ternyata memilih yang lain untuk menghabiskan masa depannya. Cintaku terhenti saat itu, saat aku tahu bahwa dia sudah menjadi jodoh orang lain. Bodoh! Satu kata itu pantas ku sematkan pada diriku sendiri. Aku pergi dengan tujuan agar hidup kami nanti jauh lebih baik dari sebelumnya. Tapi kenyataannya, jarak yang terbentang jauh membuatnya memilih pria lain. Berat dan begitu sakit. Tapi kalau dia bisa bahagia dengan pilihan barunya itu, aku hanya bisa selalu mendoakan kebaikannya. Aku mencintaimu, kemarin, sekarang dan nanti. . . . Irene POV . . . Mengenalmu adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidupku. Mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku. Meski dihatimu mungkin tak pernah tertulis namaku, aku tetap bahagia karena ternyata akulah tujuan akhir hidupmu. Aku tak memerlukan banyak ruang di hatimu, karena aku tahu, dia masih menjadi yang pertama untukmu. Sedikit. Aku hanya butuh sedikit ruangan itu, agar aku bisa menempatkan cintaku disana. Kim Junmyeon.... Maaf aku egois, tapi setelah memilikimu, aku tak mungkin bisa melepasmu.