Manusia.
13 stories
Once Upon a Time (Dahulu Kala) by Dheyamela
Dheyamela
  • WpView
    Reads 4,241,250
  • WpVote
    Votes 370,236
  • WpPart
    Parts 68
[COMPLETE, TERSEDIA DI GRAMEDIA, SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS]Dongeng memiliki sisi gelap, terutama bagi mereka yang tak suka akhir bahagia. Mereka membuat dongeng sendiri. Namanya Gleen Warren Rajendra. Tampan, jenius, introvert, cold, namun begitu menarik dan berkharisma--ciri-ciri terkuat seorang psikopat. Satu fakta tentang dirinya, 3 tahun lalu ia sempat menyicipi tinggal di rumah sakit jiwa. Lalu ada Angkasa Raya, ketua osis yang pintar, tampan, lemah lembut, dan ramah--senior most wanted sekolah. Ditemukan tewas bersimbah darah di toilet tepat setelah Gleen masuk sekolah di hari pertama. Gleen termasuk dalam daftar orang yang dicurigai, namun Gleen dibebaskan dari tuduhan akibat tidak ada bukti yang kuat. Ciri-ciri kematian Angkasa Raya. Mati dengan mata terjahit dan jempol kanannya juga dijahit dengan bunga gardenia putih. Kepalanya berdarah, diduga dibenturkan ke westafel toilet. Sepucuk surat ditulis pembunuh. Surat yang mengarah pada sebuah dongeng--clue sang pembunuh. Lily Cattleya Gardenia, perempuan biasa--sebenarnya luar biasa--yang dunianya jungkir balik ketika tak sengaja takdir mendekatkan dirinya dengan Gleen. Leya menaruh kecurigaan besar pada Gleen--sang pecinta dongeng. Akankah Leya berhasil mengungkap identitas sang pembunuh? 17+. Campuran antara unsur teenfict, mystery, thriller, mengandung unsur kekerasan. Jadi bijaklah sebelum membaca :) Ditulis 6 Juni '17 Selesai 19 Mei '18 Don't copy my story please Stop plagiarism, be original!! Rank 1 : 14 Februari '18
AMPLITUDO (Stagnasi #4) by verbacrania
verbacrania
  • WpView
    Reads 48,076
  • WpVote
    Votes 7,103
  • WpPart
    Parts 19
Adipati Sagala membiarkan sepuluh tahun terakhir merenggut sesuatu yang dulu dia sebut 'bahagia'. Sepuluh tahun yang terus membuatnya mengutuki diri sendiri. Sepuluh tahun yang membuatnya menenggelamkan diri dalam kelelahan tanpa akhir. Dia tak lagi berharap pada cahaya. Dia hanya berharap bisa menerima segalanya. Dia hanya berharap cukuplah punggungnya untuk menerima semua lara. "Lo galau... gue juga. Kalau orang galau makan sama-sama, siapa tahu malu kalau nggak habis, jadinya ditelan semua." Lalu gadis itu tertawa. Ia ingin percaya bahwa derita bisa saja lebih ringan saat dipikul bersama. Dan gadis itu, menyediakan diri untuknya.
REFRAKSI (Stagnasi #3) - Completed by verbacrania
verbacrania
  • WpView
    Reads 628,373
  • WpVote
    Votes 87,571
  • WpPart
    Parts 37
Keinginan Rilanti Nansarunai sederhana. Sesederhana novel romantis yang ia baca. Jatuh cinta pada orang yang juga mencintainya. Menikah. Bahagia. Habis perkara. Dari semua cerita yang ia baca, Lanti selalu tersipu dengan kegigihan tokoh lelaki meyakinkan si wanita untuk berbahagia bersama. Saling menggenggam ketika cinta. Saling berpelukan ketika bahagia. Dan saling bersandar ketika badai menerpa. Pendeknya, semua bisa dilalui dengan rasa cinta. Namun, cinta memang kadang suka bercanda. Inginnya jatuh di lahan subur, malah mendarat di gurun gersang. Inginnya diselimuti saat dingin datang, ternyata dihempaskan di matahari yang tengah meradang. Inginnya diyakinkan, namun justru ia yang harus gigih berjuang. Maka, haruskah ia melepaskan mimpinya, lalu kemudian menerima kenyataan? copyright by verbacrania, 2018
MAGNITUDO (Stagnasi #2) - Completed by verbacrania
verbacrania
  • WpView
    Reads 1,496,123
  • WpVote
    Votes 222,469
  • WpPart
    Parts 43
Namanya Kemilau. Boros. Ceplas-ceplos. Ia hanya salah satu dari sekian gadis biasa di muka bumi ini yang terlalu takut berharap. Namanya Arga. Sarkas. Cerdas. Ia hanya salah satu dari sekian banyak lelaki di muka bumi ini yang tidak mempercayai harapan. Bagaimana caranya mereka saling 'menyembuhkan'? copyright by verbacrania, 2017 cover by @crowdstroia
PREFERENSI (Stagnasi #1) - Completed by verbacrania
verbacrania
  • WpView
    Reads 850,778
  • WpVote
    Votes 101,563
  • WpPart
    Parts 29
[Sebagian bab di-private. Follow untuk membaca] Monarza Arkananta selalu berpikir hidup harus terencana. Secara sistematis ia selalu membuat target dan langkah-langkah aktual untuk mencapainya. Di usia duapuluh tujuh tahun, sudah saatnya bagi Mona menjalin hubungan yang serius dan tentu saja bermuara ke pernikahan. Memiliki rumah tangga yang harmonis, suami yang sesuai kriteria, dan anak yang bagai pinang dibelah dua dengan dirinya, adalah racun televisi yang telah menyatu di nadinya. Menikah adalah langkah awal untuk mewujudkan segala target hidupnya. Lentera Girindanu selalu memiliki prioritas dalam hidupnya. Bagi Danu, menjadi anak lelaki satu-satunya dalam keluarga, sudah semestinyalah ia mencurahkan segalanya untuk membahagiakan ibu dan saudaranya. Setiap keputusan yang ia ambil selalu berkiblat pada kesejahteraan keluarganya. Menikah adalah langkah terakhir yang akan ia ambil setelah semua prioritas bisa ia penuhi. Ini tentang dua orang yang termakan standar sosial mengenai sukses dan mapan, sampai kapan mereka bisa bertahan? cover by @crowdstroia copyright by verbacrania 2017
Cerita Tanpa Judul by saturnesss
saturnesss
  • WpView
    Reads 13,385
  • WpVote
    Votes 2,056
  • WpPart
    Parts 12
Hanya memuntahkan isi-isi pikiran yang mulai membusuk di otak.
Politikus Kakus by MardianaKappara
MardianaKappara
  • WpView
    Reads 28,458
  • WpVote
    Votes 2,744
  • WpPart
    Parts 13
[Pemenang Wattys 2018 kategori The Change Makers] 💛 Antologi Cerpen Cover by @Delulu98 Gambar diambil dari https://goo.gl/images/8SqFkm
Kalau Sudah Besar, Ganesha Mau Jadi Apa? by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 136,749
  • WpVote
    Votes 26,627
  • WpPart
    Parts 15
"Ganesha, kalau sudah besar, kamu mau jadi apa?" Ganesha bingung, kemarin gurunya juga menanyakan hal yang sama. Apa memang orang dewasa suka menanyakan hal itu? Kemarin Ganesha menjawab ingin jadi presiden, karena presiden fotonya selalu dipajang di ruang kelas. Gurunya tertawa. Dia bilang kalau jadi presiden juga harus memerintah negara, mengatur supaya masyarakatnya aman dan sejahtera. Ganesha jadi ragu, dia tidak tahu caranya memerintah negara, mana bisa ia jadi presiden. Hari ini, dengan pertanyaan yang sama, Ganesha berpikir lebih keras. Mau jadi apa kalau sudah besar nanti? "Dadi polisi?" Ganesha suka main tembak-tembakan. Polisi bebas main tembak-tembakan setiap hari. "Jadi polisi, Le?" tanya ayahnya, mata pria itu berkedut, bibirnya membentuk senyum simpul. "Iya. Polisi." [cover by peachspit]
Sincerely, Alyssa by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 1,305,625
  • WpVote
    Votes 169,064
  • WpPart
    Parts 94
Sebuah kumpulan pesan singkat tidak terkirim dari seorang cewek yang menyayangi seorang cowok diam-diam. [ cover by nau2014 ] #1 Cerita Pendek. 03.02.16
Pulang by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 69,688
  • WpVote
    Votes 9,842
  • WpPart
    Parts 6
Orang bilang, nama adalah doa. Menamakan seorang anak Satria berarti mendoakan anak itu menjadi gagah dan berani. Tapi Satria sama sekali tidak berani. Apalagi gagah. Setelah rentetan peristiwa yang terjadi dua tahun silam, Satria justru merasa dirinya pecundang paling besar di dunia. Terutama sejak ia melihat Laras hidup kembali. [kolaborasi dengan @expellianmus]