favor
2 stories
| 'SATGAS' | by gladyseaa
gladyseaa
  • WpView
    Reads 75,638
  • WpVote
    Votes 4,796
  • WpPart
    Parts 46
[SEGERA TERBIT] ✓ "Aturan ada, untuk ditaati." -Satifa Danela. "Aturan ada, untuk dilanggar." -Regas Afarzan. Ketika sekolah yang di tempati tak memiliki aturan, bagaimana nanti keadaan semua siswa dalam beretika? Akankah pihak sekolah membebaskan seluruh siswa begitu saja dengan cara, tidak adanya aturan? Jelas tidak. Semua sekolah pasti memiliki aturan, setiap aturan ada yang sama dan berbeda. Tugas kita sebagai siswa sangat mudah, cukup mentaati dan tidak melawan. Namun, rasanya sulit dijalani. Seberat itukah menjalankan aturan yang tertera? Sesulit itukah taat pada aturan yang ada? Bukankah setiap agama juga memiliki aturan sendiri? Jika aturan sekolah saja tidak ditaati, bagaimana dengan aturan di masyarakat, di negara bahkan di agama masing-masing? Tidakkah kau sadar, betapa pentingnya mentaati aturan? Cukup dengan mentaati tanpa melawan, itu sudah jauh lebih baik. Dari pada melanggar dan memberontak, justru membuat kamu terlihat seperti orang yang tidak berpendidikan. HAPPY READING ❤️ ⚠️Full edit cover by me ⚠️Mohon maaf, terdapat banyak kata kasar dan perilaku kasar fisik. ⚠️Mohon maaf, bila terdapat banyak typo.
Target Rasa by sulizlovable
sulizlovable
  • WpView
    Reads 795,541
  • WpVote
    Votes 67,531
  • WpPart
    Parts 46
Rivka bahagia, dikelilingi oleh ketiga sahabat yang menyayanginya dan pertemuan dengan Asta membuat hidupnya hampir sempurna. Namun, apa yang harus Rivka lakukan ketika rasa bahagianya hanyalah kebohongan semata? *** Menghindari keluarganya dan memilih untuk hidup sendiri, Rivka cukup bahagia dengan keadaannya. Dia dikelilingi oleh tiga sahabat yang sayang dan perhatian padanya, meski terkadang ketiga sahabatnya mengusulkan ide aneh seperti tantangan untuk Rivka mencium orang asing di suatu pesta. Dari tantangan tersebut, Rivka tidak menyangka akan bertemu lagi dengan orang asing itu sebagai debiturnya-Asta-dan membuat Rivka mengenal Asta lebih jauh. Intensitas pertemuannya dengan Asta makin sering dan kenyamanan yang diberikan satu sama lain membuat Rivka memercayakan hatinya dan memulai hubungan dengan Asta. Semuanya terasa sempurna bagi Rivka, tetapi apa yang harus dia lakukan ketika rasa bahagianya hanyalah kebohongan semata?