Fotoyti's Reading List
2 stories
Bellybutton Fetish/Tickle One shots [BxB] by Zazzy109
Zazzy109
  • WpView
    Reads 63,406
  • WpVote
    Votes 1,852
  • WpPart
    Parts 113
Yes. for those of you who read my stories, you know that I have a bellybutton fetish. And I love to sneak them into my romance plots. So, if you don't have bellybutton fetish, don't freaking kink shame my a**. Just leave. But you'd love it, because it's cute. If you like cute. So, these one-shots are gonna be dedicated to just my fetish for me to let of steam I guess. These are also on my DeviantArt account, Jackdavis84 is my name there (Jack was an oc of mine, I don't use anymore, sadly I can't change my name there because I need to buy some membership, like wtf) The stories aren't really mature, I mean, there might be some descriptions of some smutty stuff, but if there is gonna be some big smut in a one-shot, I'll say before hand. I just put the mature tag on all my books so in case someone falsely reports a book, Wattpad's auto-report bot wouldn't attack my book for no reason. So, here you'll find mostly malexmale bellybutton fetish one-shots. With added content, Most of them (maybe a few, depending on how I felt writing it) are all have lore in them. (Well, not like hard to understand lore, like Kingdom Hearts or something) But more like it's not just simple dialog or the pacing is extremely fast. I mean, I try. So, if you want some cute Malexmale bellybutton fetish stories, here you are. You're welcome to read my other stories, check out my reading lists. They all have bellybutton fetish parts in them (most anyways) but it's not the main aspect, since those are bigger actual books. Enjoy!
Vekra Amobiens by PrayogaAzkari
PrayogaAzkari
  • WpView
    Reads 3,235
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 45
Hutan-hutan lebat di Pulau Kalimantan menyimpan rahasia yang tak pernah terungkap oleh manusia. Di balik kegelapan malam, di antara bayangan pepohonan yang bergoyang diterpa angin, sesuatu mengintai-bukan binatang buas, bukan roh halus, melainkan makhluk yang lebih licik, lebih halus, dan lebih mematikan. Ia tidak berburu dengan cakarnya, tidak dengan taring tajam yang mencabik daging. Tidak ada jeritan, tidak ada darah yang tercecer. Hanya keheningan yang ganjil, napas yang terengah-engah, dan tubuh yang perlahan kehilangan daya. Namanya Ardian. Bukan manusia, bukan pula iblis, tetapi sesuatu di antara keduanya. Ia tak menghisap darah seperti vampir dalam dongeng lama, melainkan sesuatu yang lebih murni, lebih dalam-energi kehidupan yang tersembunyi dalam pusar mangsanya. Setiap korban yang ia dekati akan merasakan sesuatu yang aneh, sesuatu yang menggetarkan sebelum akhirnya jatuh ke dalam kegelapan. Malam adalah sekutunya. Bayangan adalah tempatnya bersembunyi. Dan ketika ia memilih seseorang untuk diburu, tidak ada yang bisa melarikan diri. Karena saat pusarmu menjadi incarannya, kau tak akan pernah sadar sampai semuanya terlambat.