Dayyan31
- Reads 20,858
- Votes 1,257
- Parts 92
Aira dan laura, mereka adalah saudra kembar yang memiliki fisik yang sama, hampir tanpa cela. Tapi, takdir tidak memutuskan nasib mereka sama identiknya dengan fisik mereka. Laura hidup dalam naungan kasih sayang dan kebahagiaan. Sedangkan Aira mungkin memang ditakdirkan menjadi angin lalu, keberadaanya ada namun tak dianggap, hidup tanpa belas kasihan dan kesendirian yang tak berujung membuat ia kebal dengan makna rasa sakit. Hidup menderita karna kesalahan yang bahkan tidak ia mengerti, membuat aira selalu memandang sebelah mata dirinya sendiri. Hanya satu orang yang selalu menemaninya disetiap detik kehidupan yang terasa tak berharga. Chasel. Satu satunya orang yang mendedikasikan dirinya hanya untuk aira. Aneh, tapi chasel memang menyayangi aira sebagai seorang sahabat. Sampai suatu ketika, rasa persahabatan itu tumbuh menjadi rasa yag lebih besar dihati chasel tanpa aira ketahui. Hingga hadir seseorang yang ikut menemani kesendirianya. Claretta. Gadis itu terlihat penyendiri dan rapuh. Melihatnya, seolah becermin pada diri sendiri. Membuat aira merasa harus menemainya juga. Tapi ternyata, pilihannya salah. Memilih untuk menemani claretta berarti memilih menghancurkan diri sendiri. Kekurangan gadis itu membuat aira harus merelakan chasel, dirinya hancur dan seolah hilang tertiup angin, karna chasel adalah satu satunya orang menyayanginya. Hingga seseorang datang dan seolah menyihirnya kembali seperti semula, menggenggam tangannya mencoba meyakinkan bahwa dirinya dapat membuat aira keluar dari penderitaannya. Namun, kebahagiaan yang dia berikan itu semu dan sementara. Karna pada akhirnya, dia juga pergi meninggalkan aira berserta kesendiriannya.