_Ssalsabilla_
- Reads 506
- Votes 68
- Parts 19
[ Cerita ini mengandung 90% unsur bxb dan 10% unsur gxg serta melibatkan banyak adegan-adegan sensitif. Apabila cerita ini tidak sesuai dengan Anda, silakan tinggalkan ranah ini tanpa perlu mengotori tangan Anda dengan cara mengirimkan kalimat tidak manusiawi pada kolom komentar/pesan. ]
Manusia- diri-diri haus kesempurnaan di atas kecurangan semesta, dikendalikannya mulut-mulut agar melempari riuh paling memuakkan. Dia- katanya dunia- tak ubahnya sebuah tempat di mana sekumpulan kehidupan berlomba saling membunuh secara keji- tak kasatmata.
"Jadi sempurna agar setara. Akan tetapi yang katanya dunia seringkali menjahati melalui perantara kata."
Katanya, mati, apabila ingin dirayakan. Katanya, bersuara, apabila ingin dianggap manusia.