@varin_vvara
3 stories
MEMORIES NEVER DIE [TAMAT] by Jentayu1504
Jentayu1504
  • WpView
    Reads 6,075
  • WpVote
    Votes 590
  • WpPart
    Parts 36
Meskipun menyukai kesendirian Wulan tidak bisa berbohong bahwa ia kesepian, dia juga belum bisa mencintai dirinya sendiri. Ia berharap seseorang bersedia mengajarinya cara mencintai diri sendiri dan menemani kesendiriannya tanpa rasa saling mencintai. cover ilustration by Pinterest
BASTARA DARA (SEASON II) by destharan
destharan
  • WpView
    Reads 18,783,895
  • WpVote
    Votes 1,038,929
  • WpPart
    Parts 72
Season 1 dan 2 berada di lapak yang sama. di sini. *** Sayembara sialan! Dara harus terjebak dengan cowok yang dijuluki monster hitam oleh seluruh murid di sekolahnya. Bastara namanya, katanya cowok itu mirip si buruk rupa dalam film romansa Beauty and The Beast. Dara tidak tahu, Bastara sungguhan buruk rupa atau tidak karena cowok itu selalu menutup kepalanya dengan hoodie hitam sehingga menutup separuh wajahnya. Yang Dara tahu, bulu kuduknya akan berdiri jika ia berpapasan dengan Bastara. Cowok itu menyeramkan, memang benar itu faktanya. Sialnya, Dara harus terjebak dengan Bastara karena sebuah sayembara. "Gue kasih duit lima juta bagi kalian yang berhasil pacaran sama...." Auris menjeda, dan ya, Dara si otak kosong malah mengacungkan tangan sebelum kalimat itu selesai. "Oke Dara, lo harus pacaran sama Bastara baru gue kasih lima juta," lanjut Auris berhasil membuat Dara lemas seketika. Bagaimana nasib Dara selanjutnya? Apakah gadis itu akan menyesal atau justru jatuh cinta ketika ternyata, Bastara tidak buruk rupa seperti yang orang lain kira. Cowok itu super tampan, kulitnya seputih pualam dengan bibir merahnya sangat menggiurkan. Bibir yang ternyata pandai membuat Dara senang dengan kecupan serta lumatan yang ia berikan. *** November 2023
Dialektiva by penacandramawa
penacandramawa
  • WpView
    Reads 345,220
  • WpVote
    Votes 59,135
  • WpPart
    Parts 50
Ini cerita tentang Tiva dan kejenuhannya terhadap tipe-tipe mahasiswa yang ada di kampusnya--terutama di kelasnya. Tipe mahasiswa yang caper sama dosen, yang menggadaikan ungkapan agen of change sebagai alasan bolos kuliah, yang menyumpal telinganya dengan headset saat kuliah berlangsung, atau yang hanya bengong dan baca komik atau novel saat diskusi. Lalu Tiva sendiri masuk ke tipe mahasiswa yang mana? Dia tidak masuk di salah satunya. Dia membentuk tipe mahasiswa tersendiri--yang beranggotakan Tiva seorang. Tiva yang malas ikut diskusi "kacangan" di kelasnya, yang bukan mahasiswa berprestasi, yang tidak ikut BEM atau himpunan yang dielu-elukan sebagai media mahasiswa bisa mendapat banyak pengalaman, yang tidak pernah ikut riset atau penelitian juga. Tiva memang terkesan cuek dan apatis, tetapi ia selalu ada di garda terdepan dalam peka terhadap lingkungan sekitar. Juga, ia bisa menyelesaikan masalah hanya dengan kata-katanya. Dan saat dia berdialektika, semua tipe mahasiswa hanya bisa terdiam dan berdecak kagum dalam hatinya. Efek dari dialektika yang dilontarkan oleh Tiva (re: dialektiva) memberikan pengaruh besar setidaknya kepada tiga orang; Adiran Kiluan sebagai mahasiswa berprestasi yang tidak ingin spotlight miliknya ini berpindah kepada Sativa, Bumi Barameru sebagai "pejuang keadilan" yang merasa bahwa ucapan dan intuisi Tiva membuatnya menjadi manusia seutuhnya, juga Mizi yang sadar bahwa ia lebih dari sekadar "biasa". Baik Adiran, Bumi, dan Mizi pada akhirnya sama-sama mengorbit pada lintasan yang tidak pernah Tiva ciptakan. Ketiga laki-laki itu merasa berkonstelasi dengan Tiva dan merasa membutuhkannya. Tapi masalahnya, Tiva adalah seseorang yang kompleks dan sulit diterka. Akankah Adiran, Bumi, dan Mizi mampu mengorbit--bahkan melebur--bersama Tiva?