🖤
8 stories
September by havelunch
havelunch
  • WpView
    Reads 13,389
  • WpVote
    Votes 1,763
  • WpPart
    Parts 3
Ada yang kucemburui diam-diam tentang kesetiannya padamu yang mengalahkanku telak: September. ©2017
Bocah Renta by havelunch
havelunch
  • WpView
    Reads 8,063
  • WpVote
    Votes 1,878
  • WpPart
    Parts 1
satu yang berubah: bocah itu pulang dengan punggung anak-anaknya.
Gadis Lima Sore by havelunch
havelunch
  • WpView
    Reads 15,395
  • WpVote
    Votes 2,849
  • WpPart
    Parts 1
Setahuku tentang pukul lima sore adalah waktu di mana gerai-gerai kudapan mulai menutup tirainya; anak-anak mulai menggulung tali layang-layang mereka; serta aku, dengan keharusan mengantarkan gadis itu pulang tepat waktu. ©2016
Imperium: Obrolan Pukul Sepuluh by havelunch
havelunch
  • WpView
    Reads 5,942
  • WpVote
    Votes 788
  • WpPart
    Parts 2
[Kumpulan Esai] Saya tinggalkan pekerjaan rant sejenak, biarkan saya mencoba menjadi kerdil H. B. Jassin, menulis esai-esai dan mengaduk-aduk apa pun yang saya temui. ©2017
Radas Gigantik by havelunch
havelunch
  • WpView
    Reads 178,335
  • WpVote
    Votes 3,994
  • WpPart
    Parts 7
dibaca atau tidak, tulisan ini tetap tak berguna jika kau menganggapnya demikian. ©2017
Segelas Diksi by havelunch
havelunch
  • WpView
    Reads 160,183
  • WpVote
    Votes 14,857
  • WpPart
    Parts 38
Kalau Tuhan memberiku kesempatan dilahirkan sekali lagi, maka aku ingin jadi puisi. Yang meski itu dari orang sepertiku pun kau tetap menyukainya. ©2016
Manusia di Balik Kaca Jendela by havelunch
havelunch
  • WpView
    Reads 57,980
  • WpVote
    Votes 10,966
  • WpPart
    Parts 7
Tahu kau hal apa yang paling tidak adil di dunia ini? Ya, itu dia. Tuhan menulis naskah komedi. Setiap orang adalah pemeran utama bagi dunianya sendiri: meronta, membuat orang lain tertawa. [KUMPULAN CERPEN] ©2017
Bayi Para Nepotis by havelunch
havelunch
  • WpView
    Reads 22,558
  • WpVote
    Votes 4,112
  • WpPart
    Parts 3
Apalagi yang perlu saya cari di luar ketika lantai rumah saya sudah menumbuhkan bermacam-macam cara untuk bertahan hidup? Apalagi yang perlu saya cari di luar ketika atap rumah saya sudah lebih dari sekadar melindungi dari hujan? Serta apalagi yang perlu saya cari di luar ketika jendela-jendela rumah saya disuguhkan untuk memandikan mata saya dari penatnya rutinitas? ©2017