Folklord's Reading List
3 stories
Susun Sukma by Erzullie
Erzullie
  • WpView
    Reads 221
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 4
[Game interaktif sambung cerita berbasis fitur polling/voting. Selamat menentukan arah angin] Rumah susun itu berdiri di atas bekas kuburan tua. Di tiap lantainya, sukma-sukma yang tak sempat pergi masih menempel pada dunia. Satu kamar untuk dua penghuni. Satu hidup, satunya tidak. Edi, Sabeni, dan Beni datang dengan harapan hidup baru, tapi yang mereka temukan hanyalah rahasia lama yang menolak mati. Di tempat ini dinding bisa berbisik, dan tangga bisa membawa mu ke dunia lain. Selamat datang di Susun Sukma, tempat di mana roh dan manusia tinggal berdampingan Buat pembaca On Going, selamat bermain. Teruntuk pembaca yang telat bermain, selamat membaca.
Mantra Coffee Classic by Erzullie
Erzullie
  • WpView
    Reads 323,557
  • WpVote
    Votes 50,101
  • WpPart
    Parts 124
Kebayang gak sih 4 anak indigo tinggal barengan & buka coffee shop? mereka jualan kopi sambil buka konseling seputar kasus supranatural dan memecahkan kasus tersebut. Andis, Dirga, Tama & Fajar adalah mahasiswa baru yang merantau ke Yogyakarta. Mereka tinggal bersama dan membuat coffee shop. Mantra Coffee namanya. Menyajikan kuliner modern kopi khas nusantara. Uniknya Mantra Coffee juga membantu pelanggan yang mengalami kejadian-kejadian supranatural. *** Penulisan berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Untuk bab awal, sengaja tidak direvisi, karena sebagai rekam jejak perkembangan penulis. Dari yang yang ga bisa nulis sama sekali sampe di titik ini, yang bisa dikit-dikit. Selamat datang di mantra coffee, enjoy your coffee! Selamat membaca.
When You're Lost in Blue Notes by tenunkata
tenunkata
  • WpView
    Reads 350,201
  • WpVote
    Votes 17,921
  • WpPart
    Parts 15
[Sudah terbit] [Pemenang Wattys 2020 kategori New Adult] Keisya hidup dengan sebuah beban lantaran Ibu berpikir dirinya anak bodoh. Ibu akan berusaha mendorongnya agar belajar dan berjuang lebih keras. Namun, dalam prosesnya, hal itu menghalangi Keisya untuk meniti karier sebagai pemain biola. Walaupun hatinya menyimpan biru, Keisya diam-diam mendaftar klub musik yang sudah diincarnya, mengejar mimpinya tanpa sepengetahuan Ibu. Di tengah persiapan audisi klub, Keisya bertemu dengan Devan, lelaki dengan gitar yang tak sengaja mendengarnya main biola. Keisya tidak menyangka bahwa Devan yang populer dan disenangi banyak orang ternyata sedang bersembunyi di balik topeng kebohongan, menyimpan biru yang lebih gelap. Momen ketika Devan membuka topeng itu menjadi titik balik kehidupan mereka berdua.