Luppp♡
3 stories
Arcane | ✔️ by Hyonashi
Hyonashi
  • WpView
    Reads 480,868
  • WpVote
    Votes 55,656
  • WpPart
    Parts 28
[SUDAH DIBUKUKAN DENGAN VERSI LEBIH BARU DAN PENAMBAHAN CERITA 2 KALI LEBIH PANJANG😊] Apa yang kau ketahui tentang dunia ini? Namjun berpikir jika dia belum sepenuhnya mengerti banyak hal. Apa yang kau pikirkan mengenai pendapat orang? Namjun beranggapan jika buku tidak akan menghakimi orang lain. Diantara semua konsep sederhana mengenai apa itu pemahan hidup, Namjun memiliki penilaian mengenai sseeorang yang ia temui malam itu. Kedatangannya seperti sebuah pemantik misterius, tatapannya menyulut desir, suara sensualnya membakar kuriositas dengan luar biasa. Namjun tahu, ia baru saja berhadapan dengan sebuah misteri yang menggoda. "Jadi bagaimana menurutmu, Jun? Apakah aku sudah terlihat cukup menantang untukmu?" Elena dan kalimatnya, itu adalah dua perpaduan yang berbahaya. Start: 13 Juni 2019
String of Soul by Hyonashi
Hyonashi
  • WpView
    Reads 89,940
  • WpVote
    Votes 12,177
  • WpPart
    Parts 14
Menjadi malaikat maut memang tidak mudah. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari pemilihan hewan totem, fitting baju dinas, dan wajib lulus dari sekolah Undertaker untuk mendapatkan lisensi 'Pencabutan Nyawa' Peraturan abadi dan damai hanya satu; jangan pernah berbuat masalah, atau kau bisa saja disidang di depan para Dewan Kedutaan Kematian. Ugh, tidak mau! Cerberus bisa saja duduk manis di sana untuk menjadikan dirimu kudapan hidup-hidup. Lalu inilah Lief. Lulusan Undertaker sebagai Malaikat Maut terbaik, murid kesayangan kepala sekolah Hoogan juga. Terlihat sempurna, tampan, dan dianugerahi Sickle yang katanya memiliki kekuatan besar yang belum sepenuhnya bangun. Namun sayang, tatkala jam saku dan mata emerald Lief berpendar, dan nama seorang gadis yang hendak dijemput benang jiwanya berdiri di depannya, sang Malaikat Maut malah tak bisa melakukan apa pun. "Emmm ... apakah aku akan mati?" Lief menggaruk pelipisnya. "Seharusnya iya .... Tapi tunggu." Si Malaikat Maut kebingungan. "Di mana benang jiwamu?" This is pure imagination and fiction