Tervav terluvv🌷
5 stories
Kata, Bait & Sajak (SEDANG ADA RENOVASI) by Pressdur11
Pressdur11
  • WpView
    Reads 271,043
  • WpVote
    Votes 5,906
  • WpPart
    Parts 145
sepenggal pemikiran dari otakku yang ku bagikan melalui tulisan... Karena aku suka menulis dan merangkai kata adalah keinginanku. Bukan bermaksud menggurui. Bagiku menulis adalah sebuah karya yang bisa menentramkan hati. Karena dengan tulisan aku bisa mengungkapkan isi dalam hati dan otakku, karena dua hal itu sulit untukku buka dengan manusia. Have fun and enjoy with it. Copyright : @Aress & @Kaa Kata : quote Bait : puisi Sajak : pantun #1 quote 7,5 ribu #1 gramedia 415 #2 poem 10,7 ribu #1 poetry 19,6 ribu
Puisi: Sajak tanpa makna by arifwibowo_
arifwibowo_
  • WpView
    Reads 7,050
  • WpVote
    Votes 233
  • WpPart
    Parts 26
Sekumpulan puisi tanpa makna
Resonansi Rasa. (Bersauh) by setitik_nadir
setitik_nadir
  • WpView
    Reads 177,012
  • WpVote
    Votes 4,946
  • WpPart
    Parts 80
(Telah terbit). Beberapa part dihapus. Lansiran prosa puitik tentang dialektika rasa. Tuan, puan, apa guna aksara jika tiada di eja? Apa guna bahasa jika tiada untuk dialog semesta? Sekumpulan aksara semenjak jejak terjajak, bahasa bisa resah tatkala pengeja membaca tiada jelas arah. Singgahlah, mungkin tak senyaman rumah, tapi percayalah aksara yang indah akan membuat betah. Salam. *Penanda: Apabila ada yang ingin didiskusikan mari berbincang di kolom komentar.
Aksara Elusif by seinarouta
seinarouta
  • WpView
    Reads 163,235
  • WpVote
    Votes 7,885
  • WpPart
    Parts 48
Seseorang pernah bertanya padaku, apakah mengikhlaskanmu semudah itu? aku menjawab, mengikhlaskanmu butuh waktu yang panjang, hal itu sudah bermula dari awal aku menemukan diriku tumbuh di atas kata-katamu dan kamu tumbuh di atas kata-kataku. Highest rank #100 in Poetry (9/12/17)
Dunia Narasi by dyah_yuukita
dyah_yuukita
  • WpView
    Reads 17,326
  • WpVote
    Votes 273
  • WpPart
    Parts 18
Soal kehidupan banyak rasa. Kumpulan narasi ini hanya menjadi penyanding atas rasa yang tertoreh. Mewakili setiap rasa yang kini mencuat di relung hati. Membiarkan aksara demi aksara terlukis indah. Demi merasakan kehidupan ini.