Seru ceritay
2 stories
ALYA ( Aku Tidak Mandul) END by Intan_Lestari
Intan_Lestari
  • WpView
    Reads 1,221,512
  • WpVote
    Votes 48,256
  • WpPart
    Parts 29
Menikah di usia 18 tahun adalah hal yang tak terpikirkan olehku, apalagi dengan pria yang tak pernah aku cinta sekalipun. namun aku ikhlas, demi membahagiakan kedua orang tuaku. menjalani kehidupan rumit berumah tangga, penyiksaan dan penderitaan. dengan kekuranganku sebagai seorang wanita yang tidak bisa memberikan keturunan untuk keluarga suamiku. hidup itu indah bila selalu bersyukur -Alya wanita mandul tak berguna - Dafa Cinta akan datang di waktu yang tepat bersama pria yang tepat pula - intan Lestari genre : romance, dewasa, drama, thriller di bawah usia 21 th di larang baca ???? happy reading
Kepincut Janda Tetangga (Ending) by DigantiMawaddah
DigantiMawaddah
  • WpView
    Reads 448,772
  • WpVote
    Votes 12,247
  • WpPart
    Parts 21
Sulaiman Devit, adalah seorang dosen di sebuah universitas swasta terkemuka di Indonesia, diusianya yang mendekati tiga puluh tahun, Devit belum juga menikah. Wajahnya tampan, berkulit putih, matanya teduh, tubuhnya tinggi meskipun sedikit kurus, jangan lupakan otot perutnya yang kotak-kotak seperti buku matematika. Soal sholeh jangan ditanyakan lagi, pria sholeh ini selalu menjaga sholat dan ibadah lainnya. Banyak wanita yang naksir dan terang-terangan menyukainya, para ustadz pemimpin pondok pesantren juga berbondong-bondong menjodohkan Devit dengan putri mereka, namun Devit menolaknya dengan halus, sampai kedua orangtua Devit bingung dengan sikap putra sulung mereka. Hingga suatu saat ia bertemu dengan mahasiswi berkerudung panjang yang bermata teduh, Devit melamarnya. Sarah Syahidah namanya. Sarah merupakan mahasiswi Devit, yang saat ini sedang menyelesaikan semester akhir, sekaligus menyusun skripsi. Mereka berencana menikah saat Sarah selesai wisuda. Hingga bencana angin puting beliung datang merusak atap rumah Devit yang dibelinya dari hasil mengajar. Sehingga Devit harus mengontrak sementara di sebuah petakan yang tak jauh dari kampus tempatnya mengajar, sampai rumahnya selesai di renovasi. Disanalah ia bertemu Juwita Meilani, janda anak satu yang masih sangat muda, cantik dan sedikit genit, menurut pandangan Devit. Namun entah kenapa setiap pagi Devit selalu duduk di depan jendela, diam-diam mengintip Juwi yang sedang melayani pembeli di warungnya.