air_ezz
- Reads 1,712,051
- Votes 17,156
- Parts 5
~
Maika Dzikria mengenal rindu jauh sebelum ia mengerti bagaimana cara mengucapkannya.
Rindu itu hadir secara perlahan, menetap di hatinya, lalu tumbuh menjadi sesuatu yang sulit ia jelaskan. Rindunya terasa begitu sunyi, tidak ada kepastian, dan melelahkan. Seperti malam yang enggan berakhir. Seperti langkah yang terus berjalan tanpa tahu di mana akan berhenti. Meskipun demikian, Maika tak berhenti berdoa. Doa itu terus ia ulang meski jawabannya tak kunjung tiba.
Sayangnya, walau sekeras mungkin Maika berusaha menjaga pandangan juga sikapnya. Walau Ia berusaha tidak melangkah lebih dekat, dan tidak pula berharap lebih dari yang seharusnya. Kendati demikian hati tidak selalu patuh pada batas yang diciptakan syariat. Dan entah kenapa, semakin ia berusaha menenangkan dirinya, semakin jelas rasa itu menyebutkan nama seseorang - El Rafan Nedrian Hirasaki. Sosok pemuda yang berhasil menjadi pemecah fokus seorang Maika Dzikria.
Dan saat ini Maika hanya meminta agar hatinya dikuatkan-jika harus menunggu doanya dijawab, maka ia ingin menunggu dengan benar. Jika harus melepaskan, maka tolong bantu Maika melepaskan tanpa menyisakan luka yang berlarut.
Sebab Maika tahu, tidak semua rindu diciptakan untuk bertemu.
Sebagian hanya dititipkan agar hatinya belajar bersabar, dan jiwa belajar berserah sepenuhnya hanya kepada Allah saja.